Perkelahian di Bangli
UPDATE Kasus Kintamani: Emosi Memuncak Saat Sumadi Serang Ketut Dihadapan Wage dan Mangku
UPDATE Kasus Kintamani: Emosi Memuncak Saat Sumadi Serang Ketut Dihadapan Wage dan Mangku
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Aloisius H Manggol
Sementara itu, Polres Bangli telah melakukan penyitaan beberapa barang bukti perkelahian maut itu diantaranya dua bilah pedang samurai dan sebuah tongkat besi.
Sementara itu, PS Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya seizin Kapolres menjelaskan, perkembangan terkait kasus perkelahian tersebut.
Dia menjelaskan, saat ini Satreskrim Polres Bangli masih menunggu hasil otopsi terhadap korban meninggal dari RSUP Prof Ngoerah.
Selain itu, Sat Reskrim Polres Bangli juga tengah mendalami peran dari ketiga terduga pelaku yang menghabisi korban.
"Mudah-mudahan nanti ke depan dari hasil penyelidikan kasus ini lebih terang," ujarnya.
Kapolres Bangli Turun Langsung ke Kintamani
Pasca perkelahian maut antar warga di Banjar Tabu, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Bangl, Kapolres Bangli, AKBP James I. S. Rajagukguk mendatangi lokasi.
Kedatangan Kapolres Bangli untuk berkomunikasi langsung dengan warga setempat pasca perkelahian tersebut.
Kehadiran kapolres bersama jajaran pejabat utama Polres Bangli ini merupakan langkah untuk menenangkan warga serta memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif pasca perkelahian.
Di lokasi, Kapolres Bangli berinteraksi langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta keluarga korban dan pelaku.
Ia mengajak seluruh pihak di Desa Songan Kintamani agar tetap menjaga persaudaraan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Kami hadir langsung di tengah warga untuk memberikan rasa tenang sekaligus memastikan penanganan kasus ini berjalan profesional. Kami imbau semua pihak agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” ujar Kapolres Bangli.
Kapolres Bangli juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Desa Songan.
Menurutnya, pendekatan dialogis dan humanis menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik sosial di tengah warga.
“Polres Bangli tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya menjaga stabilitas dan kedamaian warga. Kami terus melakukan penggalangan agar suasana tetap aman dan terkendali,” tambahnya.
Terkait motif kasus perkelahian tersebut, Kapolres Bangli mengatakan saat ini masih dalam penyelidikan.
"Motifnya masih kami dalami," tegasnya. (*)
| JENAZAH Jero Sumadi & Kartawa Dimakamkan Hari Ini, Ratusan Personel Amankan di Desa Songan Bangli |
|
|---|
| JAGA KETAT Pemakaman Jero Sumadi & Ketut Kartawa, Polres Bangli Turunkan Ratusan Personel di Songan! |
|
|---|
| UPDATE Kasus Perkelahian Maut di Songan Bangli, Ratusan Personil Kawal Pemakaman 2 Korban Tewas! |
|
|---|
| Kasus Perkelahian Maut di Songan Bali, Polisi Amankan 6 Sajam, Perselisihan Diduga Jadi Pemicu |
|
|---|
| LAWAN Tak Sepadan, Ternyata Ketut Arta Atlet Bela Diri, Kesal karena Jero Sumadi Nantang Duluan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Korban-perkelahian-di-Desa-Songan-Kintamani.jpg)