bisnis
TARGET Seluruh Koperasi Merah Putih Beroperasi Akhir Oktober
Lalu ada KDKMP Peguyangan dengan unit usaha gerai sembako, KDKMP Dangin Puri Kaja dengan unit usaha simpan pinjam.
Adinata mengakui memang butuh waktu dan proses. Sebab, ada banyak hal yang harus dipenuhi. Sebanyak 51 Koperasi Merah Putih telah dibentuk di Jembrana.
Salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk mendukung operasional adalah mengalokasikan tenaga administrasi berstatus Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (PPPK). Maksimal ada tiga orang PPPK yang dialokasikan di masing-masing koperasi. Sebelumnya, Pemkab Jembrana sempat membahas pemetaan pegawai yang bakal ditugaskan di seluruh koperasi tersebut.
Adinata mengungkapkan selain mengalokasikan maksimal tiga orang tenaga administrasi, juga bakal ada satu orang tenaga pendamping yang direkrut oleh Kementrian Koperasi.
Per satu orang mendampingi maksimal 7 desa atau 7 Koperasi Merah Putih. Kebutuhan maksimal sebanyak 153 orang.
Berdasarkan standar yang ditetapkan, kata dia, setiap koperasi idealnya akan mendapatkan alokasi tiga tenaga pendamping untuk administrasi teknis koperasi.
Dengan total 51 Koperasi Merah Putih di Jembrana yang saat ini sudah dibentuk, kebutuhan tenaga pendamping yang memiliki latar belakang dan kompetensi mumpuni menjadi prioritas. (sup/mpa)
| JAMIN Harga Beras Stabil, Bulog Pastikan Tidak Ada Kenaikan, Tak Terpengaruh Biaya Kemasan Melonjak! |
|
|---|
| TRANSAKSI Kartu Kredit Tumbuh pada Kuartal I-2026, Simak Alasannya |
|
|---|
| Triwulan Pertama Rp71,449 M, Dispar Catat Realisasi Pungutan Turis Masuk Bali Periode Januari-Maret |
|
|---|
| Dukungan Permodalan BRI Dorong Pertanian Paprika Organik, Petani Lokal Mampu Tembus Pasar Premium |
|
|---|
| TRANSAKSI Local Currency Melonjak 163 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kopdes-merah-putih.jpg)