Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Data Penerima Lolos Diserahkan ke Pemprov Bali,  IMK Singaraja Dapat 30 Kuota Beasiswa SKSS

Perwakilan Rektor IMK, Ida Bagus Wika Krishna, menjelaskan beasiswa SKSS merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Bali.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Beri keterangan - Perwakilan Rektor IMK, Ida Bagus Wika Krishna saat ditemui Selasa (2/12/2025). Ia mengatakan tahun ini IMK Singaraja mendapat 30 kuota beasiswa SKSS 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja mendapat kuota program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari Provinsi Bali.

Program ini melengkapi dua beasiswa yang telah berjalan, yakni Program Indonesia Pintar Kuliah (PIPK) dan Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). 

Perwakilan Rektor IMK, Ida Bagus Wika Krishna, menjelaskan beasiswa SKSS merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Bali.

Baca juga: Mobil Pengangkut Sarana Upakara Kecelakaan di Buleleng, Kolbak Tabrak Mobil dan Tabrak Pintu Toko

Program ini memberikan kesempatan kuliah bagi masyarakat Bali yang kurang mampu, terutama yang belum memiliki lulusan sarjana dalam satu keluarga. 

"Jadi memang kami sempat dipanggil oleh Pemprov Bali. Khusus untuk IMK kita mendapat kuota 30 mahasiswa penerima beasiswa SKSS.

Setelah dilakukan proses pendaftaran dan seleksi, data penerima yang lolos kita serahkan ke Pemprov," jelasnya, Selasa (2/12). 

Gus Wika mengungkapkan, beasiswa SKSS ini ditujukan untuk mahasiswa semester 1.

Beasiswa ini tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), namun juga biaya hidup. 

"Kalau dalam hitung-hitungan nilai, saya kira bisa mencukupi untuk biaya hidup, karena nilainya cukup signifikan. Satu orang sekitar Rp13 juta per tahun. Terlebih beasiswa ini diterima sampai tamat," jelasnya. 

Beasiswa SKSS melengkapi dua beasiswa yang telah berjalan di IMK Singaraja, yakni PIPK dan PPA.

Baca juga: IRONI Pulau Bali, Saputra Alami Kebutaan dan Tinggal di Rumah Tak Layak Huni di Buleleng

Sebab seiring dengan perkembangan kampus IMK, maka persaingan mendapat beasiswa akan semakin ketat. 

"Biasanya kuota PIPK dengan rentang 150-200 sekarang sudah tidak cukup untuk mengakomodir mahasiswa-mahasiswa yang berpotensi mendapat beasiswa.

Dengan adanya tambahan 30 kuota melalui program SKSS, tentu akan semakin memperluas pemberian pendidikan kepada generasi-generasi di Bali secara khusus. Sebab kuota kita jadi tambah banyak," ucapnya. 

Secara umum jumlah penerima beasiswa di IMK tahun 2025 ini mencakup 300 mahasiswa PPA, 100 mahasiswa PIPK, dan 30 Mahasiswa SKSS. "Untuk beasiswa SKSS saat ini sudah dalam proses pencairan dana," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved