Berita Buleleng
CUACA Buruk, Longsor Hingga Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Buleleng!
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 14.00 WITA.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Cuaca buruk di Buleleng mengakibatkan peristiwa longsor, hingga pohon tumbang. Walaupun tidak ada laporan korban jiwa, namun bencana ini menyebabkan akses jalan tertutup.
Seperti yang terjadi di wilayah Banjar Dinas Tista, Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu. Material longsor menutup ruas jalan jurusan Dapdap Putih - Pupuan, yang merupakan jalan provinsi.
"Peristiwa ini terjadi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu di wilayah sekitar sedang turun hujan, hingga mengakibatkan longsor dari tebing di sekitar lokasi," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa saat dikonfirmasi Jumat (12/12/2025).
Baca juga: DRAMATIS! Tangis Mangku Pura Batu Nunggul Pecah Usai Plang Pembatas Pura Dibuka
Baca juga: AKSI Protes Demo Damai Warnai Pemilihan Ketua MDA di Buleleng, Ada Apa? Simak Beritanya
Pasca kejadian, upaya evakuasi material longsor sudah dilakukan secara manual. Kemudian pada Jumat pagi, dilanjutkan menggunakan bantuan alat berat (loader) dari Dinas PU Provinsi Bali, serta penyemprotan dari Damkar Buleleng.
Tertutupnya akses jalan juga terjadi di ruas jalan Singaraja - Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Madan, Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, yang merupakan jalan nasional. Sebuah pohon berjenis kayu intaran tumbang akibat angin kencang serta kondisi akar yang lapuk pada Jumat (12/12/2025).
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Batang pohon menutup seluruh badan jalan, sehingga berdampak pada kemacetan.
"Kejadian tersebut membuat kendaraan dari arah Gilimanuk, maupun Singaraja tidak bisa melintas dan memicu antrean cukup panjang. Syukurnya tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang," ucapnya.
Evakuasi material pohon tumbang segera dilakukan. Proses evakuasi membutuhkan waktu selama satu jam, mengingat material pohon yang cukup besar.
"Atas peristiwa ini, kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan di musim hujan. Sebab resiko pohon tumbang dan tanah longsor lebih tinggi," tandasnya. (mer)
| Jelang Buleleng Festival 2026, Pasar Rakyat Jadi Ajang Kurasi |
|
|---|
| Ni Kadek Mariani Kaget Lihat Jasad Pria Tertindih Motor di Buleleng, Rekan Ungkap Dugaan Ini |
|
|---|
| Rayakan Perjuangan Kuliah, Kadek Yogi Jalan Kaki dari Undiksha Buleleng ke Karangasem |
|
|---|
| Mangkir dari Eksekusi, DPO Kasus Karantina Hewan Ditangkap Kejari Buleleng di Denpasar |
|
|---|
| Dalam Sehari, Tansaksi Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Buleleng Tembus Rp716 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-gabungan-saat-melakukan-evakuasi-material-longsor.jpg)