Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Angin Kencang di Bali

ANGIN Kencang Landa Buleleng, Atap Rumah Milik Sukapada Terbang Terbawa Angin!

Seperti terjadi di SD Negeri 4 Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Sebuah pohon menimpa salah satu ruang kelas hingga menyebabkan kerusakan. 

Tayang:
Istimewa
Kondisi atap bangunan SD Negeri 4 Sangsit, yang rusak akibat tertimpa pohon. Selasa (23/12/2025) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Angin kencang di Kabupaten Buleleng pada Selasa (23/12/2025) menimbulkan dampak bencana.

Seperti yang terjadi di SD Negeri 4 Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Sebuah pohon menimpa salah satu ruang kelas hingga menyebabkan kerusakan.

Informasi yang dihimpun, pohon tumbang berjenis kayu suar. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, I Gede Suyasa mengatakan, pohon tumbang di SD Negeri 4 Sangsit menyebabkan kerusakan pada rangka baja ringan dan kayu penutup atap genting termasuk plafonnya. 

"Estimasi kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp10 juta. Saat ini material pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi," ucapnya. 

 

Baca juga: JASAD Puja Telungkup, Usai 2 Hari Tak Keluar Kamar, Diduga Tersengat Listrik Saat Isi Daya Ponsel!

Baca juga: PASTIKAN Kesiapan Layanan dan Likuiditas Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bali & Nusra

 

Dampak angin kencang juga dialami Made Sukapada (53). Rumahnya berlokasi di Banjar Dinas Kelodan, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng mengalami kerusakan, setelah angin kencang menerbangkan sebagian atap rumah yang berbahan seng. 

"Peristiwanya sekitar pukul 13.00 WITA. Pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Bedanya, atapnya sudah beton namun ditutup seng. Jadi sengnya ini saja yang terbawa angin," ujarnya.

Berdasakan prediksi BMKG, potensi cuaca buruk ini masih terjadi hingga awal Januari 2026. Selama periode tersebut diperkirakan akan terjadi hujan lebat, angin kencang, serta petir.

"Kami sudah mengimbau pada masyarakat yang hendak berlibur, terutama di daerah pegunungan, pantai, hingga daerah lapang agar tetap waspada. Karena menurut informasi BMKG, cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, serta petir sangat potensial terjadi," ungkapnya. (mer)

 

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved