Tahun Baru di Bali
Siapkan 4.000 Nasi Jinggo, Tidak Ada Pesta Kembang Api di Buleleng Saat Perayaan Tahun Baru
Ia juga mengatakan jika sebelumnya ada dua izin peluncuran kembang api yang sudah terbit. Yakni Pemkab Buleleng dan Krisna.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Perayaan tahun baru di Kabupaten Buleleng dipastikan tanpa ada pesta kembang api. Izin yang sebelumnya telah dikantongi vendor pun, kini telah dicabut oleh pihak kepolisian.
Pencabutan izin peluncuran kembang api ini menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pesta kembang api pada malam puncak pergantian tahun, Rabu (31/12).
Menyikapi arahan tersebut, Kasat Intelkam Polres Buleleng AKP Kadek Alit Susanta mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi sejumlah vendor maupun operator kembang api untuk memastikan tidak melakukan peluncuran kembang api.
Ia juga mengatakan jika sebelumnya ada dua izin peluncuran kembang api yang sudah terbit. Yakni Pemkab Buleleng dan Krisna. Namun akhirnya izin tersebut dicabut oleh Polda Bali.
"Kalau di Pemkab memang sudah tidak mengadakan. Sementara Krisna, hari ini kami akan bertemu dengan manajernya untuk koordinasi secara langsung," imbuhnya, Selasa (30/12).
Baca juga: JANDA & Duda Pada Penghujung Tahun 2025 di Buleleng Naik Signifikan, Faktor Ekonomi Sebabkan Cerai!
Baca juga: TABRAKAN Beruntun di Ubud, Truk dan Veloz Patah As Roda, Sebabkan Kemacetan Panjang di Sayan!
Sebelumnya, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, ada imbauan agar tahun baru ini tidak dirayakan dengan pesta kembang api. Hal ini sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa bencana yang terjadi di Sumatera.
"Sebagai gantinya, perayaan tahun baru digelar pementasan seni budaya. Kami akan menampilkan seni budaya khas Buleleng, agar tidak ada kegiatan yang kurang berarti," ucapnya.
Berdasarkan jadwal yang diterima Tribun Bali, hiburan yang telah disiapkan meliputi bondres rare kual, Gong Mebarung (Sanggar Langgen Kertu Budaya Lokapaksa vs Sanggar Suara Mustika Banyuning). Selain itu adapula penampilan seni modern berupa band lokal Sendari Band (Band Lokal) dan Motifora. Seluruh kegiatan ini dipusatkan di Pelabuhan Buleleng.
Selain itu, Bupati juga menjadwalkan makan nasi jinggo bersama dengan masyarakat, sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Rencananya ada 4000 bungkus nasi yang disiapkan.
"4000 ini sebagian akan dibagikan dibagi ke pelabuhan dan sebagain lainnya dibawa keliling untuk dibagikan pada masyarakat. Seluruhnya disediakan oleh pihak sponsor," imbuhnya. (mer)
Diganti Atraksi Budaya
Sementara Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengungkapkan Polda Bali sudah mencabut semua izin yang diberikan kepada penyelenggara acara tahun baru, khususnya yang akan menyulut kembang api. Sebagai gantinya, perayaan tahun baru di Buleleng diganti dengan atraksi budaya.
"Bapak Kapolri mengimbau demikian (tidak ada pesta kembang api), pak bupati juga. Sehingga kegiatannya diubah menjadi atraksi budaya," ucapnya dalam pers release Senin (29/12).
Di Desa Adat Buleleng Sipandu Beradat disiagakan guna menjaga keamanan dan kondusivitas selama perayaan malam Tahun Baru 2026.
Kelian Desa adat Buleleng Nyoman Sutrisna mengaku telah melakukan rapat internal terkait pengamanan malam pergantian tahun. Pihaknya mengimbau krama Desa adat Buleleng untuk tetap mengindahkan arahan Kapolri dan menjaga kamtibmas.
"Pecalang di masing-masing wewidangan sudah dikerahkan untuk menjaga keamanan. Masyarakat juga kami ajak untuk mengindahkan arahan Kapolri tidak menyulut kembang api atau mercon," ucapnya.
Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan perayaan tahun baru yang sederhana, aman, dan tetap bermakna bagi seluruh masyarakat Buleleng. (mer)
| 138.236 Orang Tinggalkan Bali, 43.203 Orang Via Bandara Ngurah Rai, 95.033 Orang Lewat Gilimanuk! |
|
|---|
| LIBUR Tahun Baru, Pengelipuran Ramai Dikunjungi, Dispar Bali Catat Realisasi PWA 2025 Capai Rp 318 M |
|
|---|
| BERI Efek Jera Pada 8 Anak yang Terlibat 'Perang Kembang Api' Panggil Orang Tua ke Mapolsek Denbar! |
|
|---|
| PERANG Kembang Api di Simpang 6 Denpasar Terungkap Motifnya! Dilakukan 8 Anak Secara Spontan? |
|
|---|
| Buntut Viral "Perang" Kembang Api di Simpang Enam Denpasar, Sejumlah Remaja Sempat Ditahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-kembang-api-yang-sedang-menyala.jpg)