Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Tertimpa Longsor, Atap SDN 3 Gitgit Rusak, 1 Rumah di Kawasan Turyapada Tower Bali Tertimbun

satu rumah warga di kawasan Turyapada Tower, Desa Adat Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng juga tertimbun longsor

Tayang:
Istimewa
Hujan deras yang mengguyur kawasan Turyapada Tower, di Desa Adat Amerta Sari, Sukasada, Buleleng pada Minggu 11 Januari 2026 mengakibatkan satu rumah warga tertimbun longsor. 1 Rumah di Kawasan Turyapada Tower Bali Tertimbun Longsor, Diskominfo: Posisi Di Bawah Jalan 

Pramana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat hujan deras, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. 

Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut telah ditutup sejak proses lelang terakhir demi alasan keselamatan. 

Pemprov Bali memastikan akan terus melakukan penanganan lanjutan dan percepatan penataan kawasan Turyapada Tower tahap II.

Cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan pohon beringin di sekitar SMPN 3 Seririt tumbang, Senin 12 Januari 2026, pukul 08.45 Wita. 

Pohon setinggi 20 meter itu menimpa satu gedung sekolah. 

Selain rusak berat, kondisi gedung tersebut pun dinilai rawan menimpa bangunan yang ada di depannya. 

Mengenai hal ini, Gus Surya mengaku sudah melakukan peninjauan langsung. 

Ia menyebut bangunan yang tertimpa pohon beringin merupakan ruang gudang. 

Sedangkan ruang TIK di bangunan ini belum difungsikan. 

“Kerusakannya memang parah karena tertimpa pohon. Walau demikian tidak ada ruang kelas yang terdampak,” kata dia. 

Pihaknya telah meminta pada pihak sekolah untuk segera melakukan proses evaluasi material pohon. 

Sama seperti di SDN 3 Gitgit, pihak dinas juga memberlakukan belajar secara daring, untuk menjamin keselamatan siswa selama proses evakuasi berlangsung. 

“Proses pembelajaran di SMPN 3 Seririt diputuskan untuk dilaksanakan secara daring (online) selama empat hari ke depan. Diharapkan situasi area sekolah sudah kembali kondusif sehingga pembelajaran tatap muka dapat kembali normal pada Senin, 19 Januari 2026,” ucapnya. 

Gus Surya menambahkan, kerusakan bangunan sekolah akibat dampak cuaca buruk tidak hanya terjadi di Kecamatan Sukasada dan Seririt saja. 

Ia mengaku menerima laporan kerusakan di Kecamatan Tejakula. Namun saat ini masih dalam pendataan lebih lanjut. 

“Untuk data lengkapnya sedang kita pastikan, karena laporan masih bertambah. Prinsipnya, pengawas dan koordinator wilayah kami arahkan untuk berkoordinasi dengan kepala sekolah, agar proses pembelajaran tetap berjalan,” tegasnya. (mer/sar)

Kumpulan Artikel Buleleng

 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved