LSD di Bali
PASCA Temuan 2 Sapi Diduga Terjangkit LSD, 25 Sapi di Gerokgak Buleleng Diambil Sampelnya!
Laporan diterima pada Senin (19/1), setelah peternak melaporkan adanya sapi yang menunjukkan gejala penyakit kulit.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribun Bali/ISTIMEWA
AMBIL SAMPEL - Petugas Distan Buleleng saat mengambil sampel sapi di salah satu desa wilayah Kecamatan Gerokgak pasca beredarnya sebaran penyakit LSD. Rabu (21/1).
Sebagai langkah pengendalian, Distan Buleleng mengintensifkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada peternak, khususnya di Kecamatan Gerokgak. Peternak diimbau tidak membeli sapi dari luar desa maupun luar kabupaten, terutama melalui transaksi online, serta melakukan pengendalian vektor dengan pengasapan kandang dan menjaga kebersihan lingkungan. "Saat ini kami optimistis penyakit ini masih bisa dikendalikan," tegasnya. (mer)
Berita Terkait: #LSD di Bali
| Lalulintas Ternak Sapi dan Kerbau di Jembrana Diperketat, Pemulihan Pasca Diserang LSD |
|
|---|
| HANYA Kecamatan Pekutatan Tak Ada Suspek LSD, Baru 456 Ekor Ternak Warga Terima Vaksinasi |
|
|---|
| TAMBAHAN Dosis Khusus untuk Zona Tertular LSD, Masih Jauh Kurang Dari Total Estimasi Populasi |
|
|---|
| Kasus LSD, Jembrana Bali Dapat Tambahan 3.940 Dosis Vaksin, Kurang Dari Total Estimasi Populasi |
|
|---|
| BATAL Lockdown di Buleleng, 3 Sapi LSD Sembuh, Ini Kata Dinas Peternakan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Buleleng.jpg)