Terseret Arus di Bali
PETAKA Mancing Lalu Terseret Arus Tukad Petanu, Sekaa Teruna dan BPBD Berhasil Selamatkan Sugiarta!
Namun kedua warga ini tidak bisa membantu, lantaran arus sungai malam itu sangat deras, serta letak korban relatif jauh.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Teriakan permintaan tolong di areal Sungai Petanu kawasan Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar mengagetkan Aristo (19) dan Akwla Tania Rehi (23) yang tengah berada areal sungai, Kamis (5/2) malam.
Belakangan diketahui, teriakan tersebut berasal dari pemuda bernama Dewa Putu Sugiarta (21) asal Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati yang terletak di utara sungai tersebut.
Dua orang itu lantas mendekati sumber teriakan. Merekapun mendapati pemuda tersebut berada di tengah sungai, berusaha mempertahankan diri agar tak terseret lebih jauh.
Namun kedua warga ini tidak bisa membantu, lantaran arus sungai malam itu sangat deras, serta letak korban relatif jauh.
Beberapa warga yang juga tengah melintas di jalan raya di pinggir sungai berusaha menolong. Namun karena arus sungai sangat deras, tak ada satupun yang berhasil menolong.
Baca juga: BUPATI Karangasem Gus Par Instruksikan Temuan BPK Ditindaklanjuti
Baca juga: NYEPI 2026, Sepakat Pengendalian Medsos, Peluang Picu Gesekan Ruang Digital, Ini Langkah Antisipasi!
Di tengah kebuntuan ini, warga pun meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar.
Tak berselang lama, petugas BPBD Gianyar bersama aparat kepolisian Polsek Sukawati tiba di lokasi. Mengingat posisi korban berada di bagian timur Sungai Petanu dengan kondisi arus yang cukup deras, tim BPBD melakukan upaya evakuasi melalui wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.
Para pemuda dari Banjar Tegalulung Bonbiu, Desa Saba yang melihat anggota BPBD menuruni Sungai Petanu dari wilayah mereka pun tergerak ikut membantu.
Akhirnya, anggota pemuda yang tergabung dalam Sekaa Teruna (ST) Dharma Raja bersama BPBD berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat sekitar pukul 23.30 Wita.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta saat dikonfirmasi, Jumat (6/2) membenarkan peristiwa dan upaya penyelamatan tersebut.
“Korban berhasil kami selamatkan dengan bantuan pemuda ST Dharma Raja dengan keadaan selamat,” ujar Dibya.
Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, mengatakan berdasarkan keterangan korban, saat itu ia hendak memancing, namun kakinya terpeleset.
Dikarenakan arus sungai yang deras, tubuh korban pun terseret arus sungai. Pasca dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan pemeriksaan medis guna memastikan kondisi kesehatannya.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya pada saat debit air meningkat, guna menghindari terjadinya kejadian serupa,” ujarnya. (weg)
| Ombak Besar Seret Pemancing di Nusa Penida Bali, Korban Ditemukan Mengapung Menjelang Malam |
|
|---|
| PETANI Hilang Saat Mancing di Pantai Kelingking, Naas Nyoman Rame Terhempas Ombak di depan Anaknya! |
|
|---|
| Duka Iringi Pengabenan Wayan Agus, Pemuda yang Tenggelam di Pantai Purnama, Dikenal Suka Menolong |
|
|---|
| TRAGEDI Kakek dan Cucu Hanyut Saat Mandi di Tukad Aya Bontihing, Jenazah Budasa & Cucunya Ditemukan! |
|
|---|
| Kronologis Kakek & Cucu Hanyut di Tukad Aya Bali, Budasa Berusaha Menolong Namun Ikut Terseret Arus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-gabungan-saat-mengevakuasi-Dewa-Putu-Sugiarta.jpg)