Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WNA Berulah di Bali

Sempat Berdebat, WNA Inggris Tebas Petugas FO Resort di Buleleng Bali, Diduga Dalam Pengaruh Alkohol

Polisi berhasil mengamankan AM. Saat itu ia sedang di dalam mobil dan parkir di depan sebuah ruko yang berada di Gilimanuk. 

Tayang:
Istimewa
PENGANIAYAAN - Barang bukti yang berhasil diamankan dari terduga pelaku tindak pidana penganiayaan di Gilimanuk, Jembrana, Selasa 5 Mei 2026 malam. Sempat Berdebat, WNA Inggris Tebas Petugas FO Resort di Buleleng Bali, Diduga Dalam Pengaruh Alkohol 

Meliputi dua bilah pisau, satu unit ponsel, Passport, lisensi mengemudi, dan mobil Suzuki Fronx warna Putih DK 1461 FCG.

Hingga pada Rabu 6 Mei 2026, sekitar pukul 00.10 Wita, ia diserahkan ke Polres Buleleng

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan ihwal penangkapan itu. 

“Ya betul, saat ini sudah diamankan dan dalam penanganan Satreskrim Polres Buleleng,” ucapnya singkat. 

Dugaan sementara, penganiayaan itu dipicu minuman beralkohol. 

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, mengungkapkan walaupun terduga pelaku telah diamankan, polisi belum tahu apa motif penyerangan tersebut. 

Sebab belum dilakukan pemeriksaan terhadap AM, karena yang bersangkutan diduga masih dalam pengaruh minuman beralkohol. 

“Yang bersangkutan bau alkohol dan bicaranya ngelantur dalam bahasa Inggris. Sehingga semalam belum bisa kita interogasi. Rencana nanti kalau dia sudah sadar betul-betul, baru kita tanyakan. Dengan demikian tidak ada statement yang berubah-ubah,” ujarnya dikonfirmasi Rabu 6 Mei 2026.

Sementara dari keterangan saksi-saksi di resort, lanjutnya, malam itu AM datang ke resort. 

Namun tidak jelas apa tujuannya, apakah untuk menginap atau hanya mengunjungi cafe/restoran. 

“Menurut keterangan satpam resort, yang bersangkutan diduga mabuk karena ngelantur. Sampai akhirnya AM diarahkan ke tempat parkir,” ucapnya. 

Di tempat parkir itu, AM didatangi oleh seorang petugas FO resort berinisial IBP hingga terjadi perdebatan. 

Namun polisi belum mengetahui perdebatan itu, mengingat korban saat ini masih dalam perawatan intensif akibat luka tebas. 

“Jadi belum ada keterangan yang fix nih, dugaan saja. Namun di CCTV terlihat jika pelaku melakukan penganiayaan dengan senjata tajam hingga menyebabkan korban luka-luka,” ungkapnya.

Mengenai penangkapan AM di Gilimanuk, menurut Kapolres ini merupakan gerak cepat anggota kepolisian dalam menindaklanjuti informasi dari masyarakat. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved