Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makan Bergizi Gratis

Kapolda Minta Jangan Sampai Lalai, Tekankan Proses Pengolahan hingga Distribusi MBG Sesuai Standar!

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menekankan pada pengelola Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG)

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
PERESMIAN - WakaPolda Bali, Brigjen Pol I Made Astawa saat meresmikan SPPG Polri Polres Buleleng 4 di Banjar Dinas Kubuanyar, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Sabtu (16/5). 

TRIBUN-BALI.COM - Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menekankan pada pengelola Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak lalai dalam proses pengolahan hingga distribusi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini penting guna mencegah terjadinya keracunan pangan bagi para penerima manfaat.

Penegasan itu disampaikan dalam sambutan Kapolda Bali yang dibacakan Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Made Astawa, saat peresmian SPPG Polri Polres Buleleng 4 di Banjar Dinas Kubuanyar, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Sabtu (16/5).

Dalam sambutannya, Kapolda meminta seluruh proses mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan, pengemasan hingga distribusi makanan dilakukan sesuai standar keamanan pangan dan prosedur operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Pastikan tidak terjadi kelalaian yang dapat menimbulkan keracunan makanan atau gangguan kesehatan bagi penerima manfaat," tegasnya.

Baca juga: Sapi Bali Warga Jembrana Dibeli Presiden, "Arjuna" Selalu Mandi Air Hangat

Baca juga: Waspadai Hantavirus, Dinkes Badung Gencarkan Sosialisasi PHBS

Kapolda juga mengingatkan seluruh pengelola dan relawan SPPG agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kualitas dan higienitas makanan yang disajikan.

Selain itu, Kepala SPPG dan jajaran Polres Buleleng diminta melakukan pengawasan dan evaluasi rutin terhadap operasional dapur MBG tersebut.

"Jaga nama baik Polri dengan mewujudkan SPPG ini sebagai role model pelayanan gizi yang profesional, akuntabel dan berorientasi pada kualitas," lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy memastikan makanan yang diproduksi SPPG Polri telah melalui pemeriksaan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh tim Dokkes Polri untuk memastikan makanan layak konsumsi dan memenuhi standar gizi.

"Setiap makanan yang akan kita salurkan sebelumnya kita tes dulu. Ada tim kita dari Kedokteran dan Kesehatan untuk mengecek makanan ini layak disalurkan atau tidak," tegasnya.

Untuk diketahui, Polda Bali saat ini telah membangun 17 unit SPPG Polri yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Sebanyak 13 unit telah beroperasi, sedangkan empat lainnya masih dalam tahap pembangunan dan verifikasi kesiapan operasional dari BGN.

Kabid Humas menegaskan hingga kini belum ada keluhan baik dari siswa maupun orang tua, terkait makanan yang diproduksi SPPG Polri di Bali. Walau demikian, pihaknya juga terbuka apabila ada masukan maupun saran, yang dapat disampaikan ke SPPG. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved