Seputar Bali
Buleleng Uji Coba Bansos Digital, Pemilik Mobil dan Rumah Berdaya Listrik Tinggi Bisa Tersaring
Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menguji sistem digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang mampu menyaring penerima tidak layak secara otomatis.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ngurah Adi Kusuma
"Pemilihan dua wilayah ini diharapkan bisa menjadi percontohan atau pilot project," ujarnya.
Lurah Penarukan, Desak Made Susanti, mengungkapkan jumlah penerima bansos di wilayahnya mencapai 414 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Terdiri dari 147 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 267 penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Baca juga: Rieke Diah Pitaloka: Korupsi Izin Tinggal Orang Asing adalah Ancaman Terhadap Kedaulatan Negara
Dalam pelaksanaan uji coba, sebanyak 100 KPM dan 10 agen bantuan diundang untuk melakukan registrasi.
Sementara 314 KPM lainnya akan mendapatkan layanan melalui loket khusus di kantor kelurahan, maupun pendampingan langsung ke rumah.
Hingga kegiatan berakhir, sebanyak 94 dari 100 KPM yang hadir berhasil terdaftar ke dalam Portal Perlinsos.
Pemerintah berharap digitalisasi bansos ini dapat segera diterapkan secara luas dan menjadi model penyaluran bantuan yang lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran di seluruh Kabupaten Buleleng. (mer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-mendampingi-warga-penerima-bantuan-sosial-saat-registrasi-Portal-Perlinsos.jpg)