Berita Bali
TEWAS Mendadak di Warung Jus Sesetan, Made Edo Sempat Mengeluh Sakit, Berita Duka Warga Buleleng!
Iptu Azel Arisandi menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pihak Polsek Denpasar Selatan memastikan kasus meninggalnya seorang pemuda di Warung Jus, Sesetan, Denpasar karena sakit yang dialami korban.
Peristiwa tersebut membuat suasana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan itu sempat mencekam pada Jumat (2/1) petang.
Korban merupakan pemuda asal Busungbiu, Buleleng, bernama Made Edo Brawida (24) yang meninggal dunia secara mendadak setelah sempat mengeluh sakit dan mengalami kejang-kejang.
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menjelaskan korban awalnya datang ke warung dalam kondisi lemas dan meminta pertolongan kepada karyawan serta pengunjung.
Baca juga: RESMI Eddy Mulya Ditunjuk Jadi Sekda Denpasar Definitif, Pelantikan Tinggal Tunggu Waktu Wali Kota
Baca juga: JASAD Surya Ditemukan Terhimpit Gorong-gorong di Tukad Badung, Pemancing Tewas Hanyut dan Tenggelam
"Korban datang dan mengeluh badannya merasa sakit dan panas. Melihat kondisi tersebut, karyawan warung sempat berusaha membantu dengan memberikan minyak kayu putih," ujar AKP Agus Adi Apriyoga saat dihubungi Tribun Bali pada Minggu 4 Januari 2025.
Namun, saat seorang pengunjung mencoba menuangkan minyak kayu putih ke tangan korban untuk memberikan pertolongan pertama, hal tak terduga terjadi. Korban tiba-tiba terjatuh ke arah belakang dengan posisi sangat keras.
"Kepala korban membentur lantai hingga terdengar suara benturan yang cukup keras. Setelah terjatuh, korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di tempat," bebernya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi menambahkan, berdasarkan hasil Olah TKP Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Denpasar petugas menemukan beberapa ciri fisik pada jenazah korban. Di antaranya lidah yang berada di antara gigi serta tangan kiri yang mengepal.
Iptu Azel Arisandi menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Nihil ditemukan bekas kekerasan fisik. Sudah muncul lebam mayat pada kedua telapak kaki dan lengan tangan. Dugaan awal, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya," jelasnya. (ian)
Cek Kos Korban
Petugas juga sempat melakukan pengecekan ke kamar kos korban yang berada tepat di belakang Warung Jus. Namun, di dalam kamar tersebut, polisi tidak menemukan obat-obatan milik korban.
Sekitar pukul 19.50 Wita, jenazah Made Edo dievakuasi oleh ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga korban di Buleleng terkait kejadian tersebut. (ian)
| Perluas Perlindungan Rohaniawan dan Umat, BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan PHDI |
|
|---|
| Buronan Pelaku Pembunuhan di AS Diamankan Imigrasi Setelah Melewati Autogate Bandara Ngurah Rai |
|
|---|
| Respons Penutupan Sementara Pelabuhan Marina oleh Pansus TRAP, BTID: Ganggu Iklim Investasi di Bali |
|
|---|
| 2 WNA Rusia Terjebak di Tebing Curam Pantai Cemongkak, Tim SAR Evakuasi Korban dengan Helikopter! |
|
|---|
| KASUS Bos Arisan Twins SJ yang Dicegat Korbannya di Bandara, Polda Bali Dalami Dua Laporan Sekaligus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Jenazah-Made-Edo-saat-dievakuasi-di-sebuah-warung-jus-di-Sesetan-25.jpg)