Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Pria Asal Tabanan Ditemukan Tewas Penuh Belatung di Kamar Kos Sanur

Saat ditemukan, jenazah tersebut berada di kamar kos, pada Kamis 8 Januari 2025 sore sekitar pukul 17.00 WITA.

Tayang:
Tribun Bali/istimewa
Penemuan jenazah pria membusuk di Jalan Danau Beratan Gang III No. 3, Sanur Kaja, Denpasar. Istimewa/Polsek Densel 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Warga di kawasan Jalan Danau Beratan, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk.

Saat ditemukan, jenazah tersebut berada di kamar kos, pada Kamis 8 Januari 2025 sore sekitar pukul 17.00 WITA.

Diketahui korban bernama I Wayan Eka Putra (41), pria asal Tabanan yang tinggal di Jalan Danau Beratan Gang III No. 3. 

Baca juga: Sambil Menangis, Korban Ungkap Dugaan Rangkaian Kebohongan Togar Situmorang Rp 1,8 M

Jasad korban ditemukan tergeletak tepat di depan pintu kamar kos dalam kondisi yang mengenaskan keadaan membengkak membusuk serta wajah sudah dikerumuni belatung. 

Peristiwa penemuan jenazah ini pertama kali diketahui oleh Salamah. Saat itu, ia hendak mencuci piring dan berniat menyalakan mesin pompa air yang lokasinya bersebelahan dengan kamar korban.

Saat itulah, Salamah mencium bau menyengat dari kamar kos tersebut dan melihat korban sudah tergeletak di lantai. 

Salamah kemudian melaporkan temuan jenazah tersebut kepada pemilik kos yang diteruskan ke pihak Polsek Denpasar Selatan.

Baca juga: TRAGIS, Kebakaran di Tukad Gangga, Korban Sedang Tidur Pakai Headset, Tewas Terjebak Dalam Kobaran

Polsek Denpasar Selatan menerjunkan tim ke lokasi bersama Tim Inafis Polresta Denpasar untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap," ungkap Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, kepada Tribun Bali, pada Jumat 9 Januari 2026 pagi. 

"Posisi korban terlentang di depan pintu kamar tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana pendek warna hitam," imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Tim inafis, polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kematian korban di kamar kos diduga kuat berkaitan dengan masalah kesehatan yang dideritanya.

Di dalam kamar kos korban, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tersebut. 

Diantaranya dua pepel obat Metformin HCl 500 (obat pengendali gula darah/diabetes), Obat tetes mata Cendo Lyteers, Surat riwayat berobat di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan Satu unit ponsel merk Oppo dan kartu E-Money.

"Korban memang diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes. Hal ini sinkron dengan temuan obat diabetes di kamar korban," papar Iptu Azel.

Jenazah I Wayan Eka Putra telah dievakuasi oleh ambulans BPBD Kota Denpasar menuju kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini kini tengah ditangani sepenuhnya oleh unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved