Berita Bali
NEKAT Kabur ke Bali, Ditemukan Polisi di atas Kapal Nelayan Benoa, Iklasul Tergiur Loker ABK di FB!
Setelah dilakukan pelacakan intensif, Iklasul ditemukan sedang berada di atas kapal milik PT. Bandar Nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Benoa
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Remaja asal Gunung Putri, Bogor yang dilaporkan hilang oleh keluarganya berhasil ditemukan di Bali.
Anak bernama Mochammad Iklasul Amal Ehran (18) itu nekat kabur dari rumah demi mengejar tawaran pekerjaan sebagai Anak Buah Kapal (ABK) yang ia temukan di media sosial Facebook.
Setelah dilakukan pelacakan intensif, Iklasul ditemukan sedang berada di atas kapal milik PT. Bandar Nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Benoa, Kamis (29/1) kemarin.
Kanit Reskrim Polsek Benoa, Iptu I Gusti Kade Arimbawa, S.H., M.H menyampaikan, penemuan ini bermula dari koordinasi antara Polres Bogor dengan Polsek Benoa.
Baca juga: DEBAT Pasal di Praperadilan Made Daging dengan Polda Bali, GPS Soroti Penggunaan Pasal 421 KUHP Lama
Baca juga: ISTRI Pak Oles Dilantik Jadi Anggota Komisi III DPRD Bali, Siap Lanjutkan PR Almarhum Jro Ray Yusha
Berdasarkan Surat Keterangan Orang Hilang (SKOH) yang terbit pada 28 Januari 2026, polisi melakukan pelacakan posisi korban yang terdeteksi berada di kawasan pelabuhan.
Polsek Benoa langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar. Namun, nama remaja tersebut tidak ditemukan dalam manifes resmi ABK.
"Kami melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya menemukan anak tersebut berada di atas kapal nelayan. Kami segera mengamankannya ke Mako Polsek untuk memastikan keadaannya," ujar Iptu Arimbawa, Jumat (30/1).
Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap bahwa Iklasul nekat menempuh perjalanan jauh dari Bogor ke Bali karena tergiur iklan lowongan kerja di Facebook. Ia sempat berkomunikasi intens dengan seseorang yang mengaku sebagai perekrut ABK.
Meski sempat dikhawatirkan menjadi korban sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), polisi memastikan tidak ada indikasi ke arah sana setelah melakukan pemeriksaan intensif. Namun, kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya rekrutmen ilegal.
Pada Jumat (30/1) kemarin, suasana haru menyelimuti Mako Polsek Benoa saat pihak keluarga tiba dari Bogor untuk menjemput Iklasul, keluarga kembali bertemu dengan putra mereka dalam kondisi sehat.
Kapolsek Benoa, AKP Muhammad Said Husen mengingatkan masyarakat agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para orang tua.
"Kami berharap kasus seperti ini tidak terulang kembali. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus perekrutan pekerja ilegal melalui media sosial, apalagi yang menjanjikan gaji besar tanpa prosedur jelas," ujar AKP Said Husen. (ian)
| BREAKING NEWS: TPA Suwung Kembali Terima Pembuangan Sampah Organik Seminggu Dua Kali |
|
|---|
| Tim SAR Gabungan Berhasil Lakukan Medevac Seorang ABK Kapal M/V Athanasia C |
|
|---|
| Imigrasi Singaraja Bali Ingatkan Waspadai TPPO, Kartu PMI Wajib Dimiliki Saat Bekerja di Luar Negeri |
|
|---|
| Tingkatkan Standar Pelayanan, Bandara Ngurah Rai Bali Naik Lima Peringkat di Skytrax Airport Awards |
|
|---|
| Pertukaran Budaya, Kelompok Paduan Suara Mountain View California Kunjungi SDN 1 Kesiman Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/remaja-kabur-ketemu-di-Pelabuhan-Benoa-wf.jpg)