Berita Denpasar
Denpasar Bali Terapkan Kantin Sehat dan Ramah Lingkungan di Sekolah, Imbau Hal Ini
Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gde Wiratama mengungkapkan pihaknya memang mengimbau sekolah agar tidak menjual kemasan plastik.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menerapkan kantin sehat dan ramah lingkungan di sekolah.
Dan hal itu salah satunya telah dilakukan oleh kantin di SDN 32 Pemecutan Denpasar, Bali.
Kantin ini telah menerapkan hal tersebut sejak dua bulan lalu.
Hal itu diungkapkan penjual di kantin sekolah tersebut, I Nengah Metri.
Baca juga: VIRAL Menu MBG Diduga Tidak Layak Konsumsi di Karangasem, Disdikpora Pastikan Tidak Dibagi ke Siswa!
Dirinya tak lagi menjual snack kemasan plastik dan beralih ke snack ramah lingkungan.
"Saya buat jajan sendiri, ada yang dari ubi, kentang, sosis," paparnya.
Termasuk juga minuman, di kantinnya hanya menyediakan es teh dan es jeruk.
Hal itu menurutnya sejalan dengan kebijakan dari kepala sekolah di sana dan juga arahan dari Disdikpora.
Ia yang telah berjualan sejak tahun 2009 di sekolah tersebut mengaku untuk alas makanan disediakan piring.
"Kalau beli 5 ribu saya sediakan piring, kalau belanja seribu biasanya langsung pakai tangan," paparnya.
Hal itu juga sebagai langkah untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.
Sementara itu terkait keberadaan MBG, ia mengaku siswa tetap ada yang berbelanja.
"MBG kan istirahat pertama, tapi tetap ada yang beli jajanan, mereka kebanyakan belanja jam istirahat kedua," kata perempuan asal Gegelang Karangasem ini.
Karena sekolah berlangsung dalam dua shift, dirinya pun berjualan sejak pukul 07.00 hingga 17.30 Wita.
Terkait hal itu, Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gde Wiratama mengungkapkan pihaknya memang mengimbau sekolah agar tidak menjual kemasan plastik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Denpasar-Bali-Terapkan-Kantin-Sehat-dan-Ramah-Lingkungan-di-Sekolah-Imbau-Hal-Ini.jpg)