Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Longsor di Denpasar

IBU Hamil 7 Bulan & 2 Keluarga Terjebak Longsor, Akses Gang Putus di Denpasar, Begini Kondisinya!

Peristiwa bangunan longsor ini, terjadi di kawasan Jalan A. Yani Utara, Gang Wahyu, Desa Peguyangan, Denpasar Utara, Denpasar, Bali.

Tribun Bali/Istimewa/BPBD Denpasar 
TKP - Kejadian tanah longsor kawasan Jalan A. Yani Utara, Gang Wahyu, Desa Peguyangan, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, pada Kamis 12 Februari 2026 sore. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tebing di area pemukiman warga, longsor dan memutus satu-satunya akses keluar masuk menuju sebuah rumah kos sempat menyebabkan tiga kepala keluarga (KK) terjebak hingga akhirnya berhasil dievakuasi.

Peristiwa bangunan longsor ini, terjadi di kawasan Jalan A. Yani Utara, Gang Wahyu, Desa Peguyangan, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, pada Kamis 12 Februari 2026 sore. 

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.10 WITA ini, memicu kepanikan warga sekitar. Pasalnya, salah satu penghuni yang terjebak adalah seorang perempuan berusia 18 tahun, Intan Nuraeni, yang tengah mengandung tujuh bulan.

Kondisi TKP terlihat mengkhawatirkan. Selain bangunan kos yang rubuh, fondasi bangunan rumah tampak menggantung setelah tanah di bawahnya amblas sedalam beberapa meter.

Baca juga: SAKSI Hidup Tragedi Yasa Tersambar Petir di Batur, Terdengar Suara Ledakan Keras, Ini Cerita Bagiada

Baca juga: TEWAS 1 Orang Akibat Bencana Alam di Bali, Waspada Hujan Deras, Berikut Laporan BPBD Bali

 

Material longsor berupa bongkahan batu, tanah merah, dan puing-puing bangunan menutupi gang sempit yang menjadi akses utama warga.

Tim gabungan dari TRC BPBD Kota Denpasar, Damkar, hingga kepolisian harus berjibaku melakukan evakuasi. Petugas terlihat dengan hati-hati membantu warga menyelamatkan perlengkapan dan barang-barang dari bangunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Joni Ari Wibawa, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, dampak kerusakan infrastruktur membuat lokasi tersebut tidak lagi aman untuk ditempati sementara waktu.

Joni menambahkan, bahwa total ada tiga keluarga yang berhasil dievakuasi dari rumah kos tersebut yakni keluarga Ni Made Anggreni asal Karangasem bersama suami dan 2 anaknya.

Lalu, keluarga Wayan Sudiartini asal Negara bersama suami dan 2 anaknya serta keluarga Intan Nuraeni ibu hamil 7 bulan bersama suaminya, Komang Supratna.

"Yang tinggal di kos-kosan ada 3 KK, mereka sempat terjebak longsor dan sudah dievakuasi di rumah warga setempat, tidak bisa keluar dari tempat kos karena gangnya ambrol, tidak ada yang cedera," kata Joni.

"Untuk korban jiwa nihil," imbuhnya. Selain menutup akses kos-kosan, longsor juga merusak satu buah pelinggih (sarana ibadah) milik warga. 

Satu keluarga lain yang tinggal di area terdampak, yakni keluarga Putu Agus Eka (45) bersama istri dan anak memilih untuk mengungsi ke rumah mertua demi keamanan. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved