Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ulah Pati di Bali

Rumah Singgah Denpasar Bali Resmi Beroperasi, Beri Pelayanan Kesehatan Mental Untuk Cegah Ulah Pati

Sri Wetrawati menjelaskan, jika terdapat anak-anak dengan gejala kurang gizi di Denpasar, juga akan diarahkan ke Rumah Singgah.

Tayang:
Istimewa
Peresmian pengoperasian Rumah Singgah Kota Denpasar yang diperuntukkan untuk konsultasi kesehatan mental hingga stunting. Rumah Singgah Denpasar Bali Resmi Beroperasi, Beri Pelayanan Kesehatan Mental Untuk Cegah Ulah Pati 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rumah Singgah yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto IVF Denpasar, Bali, resmi beroperasi.

Keberadaan Rumah Singgah ini akan menjadi ruang konsultasi, ruang bermain, hingga ruang edukasi, terutama untuk perempuan dan anak.

Termasuk juga untuk konsultasi kesehatan mental hingga stunting.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati menyebut, rumah singgah ini menjadi salah satu upaya Pemkot Denpasar dalam rangka memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak.

Baca juga: Tak Kunjung Ada Kejelasan, Dinsos Buleleng Incar Eks Kantor Dinas untuk Dijadikan Rumah Singgah

Juga mewujudkan keluarga berkualitas melalui pelayanan KB gratis.

"Pelayanan KB dari hasil kerja sama Pemkot Denpasar dengan BKKBN Provinsi Bali. Ini dilaksanakan sebagai upaya juga untuk menciptakan pertumbuhan penduduk yang seimbang di Kota Denpasar," katanya.

Sri Wetrawati menjelaskan, jika terdapat anak-anak dengan gejala kurang gizi di Denpasar, juga akan diarahkan ke Rumah Singgah.

Dalam hal ini, orang tua dapat berkonsultasi lebih intens tentang stunting di Rumah Singgah.

Pihaknya juga menuturkan, Rumah Singgah akan dilengkapi dengan ahli gizi, dokter, psikolog, dan lainnya.

Selain menangani kasus stunting, juga memfasilitasi pendampingan psikolog, terutama terkait kesehatan mental.

"Kita tahu bahwa kasus bunuh diri di Bali sekarang ini paling tinggi di Indonesia. Misalnya, jika di sekolah dan di masyarakat ditemukan keluarga yang menunjukkan gejala gangguan depresi, dia bisa dirujuk ke sini. Atau juga bisa melalui link Denpasar Menyama Bagia," imbuhnya.

Untuk diketahui, pembangunan Rumah Singgah ini menggunakan anggaran Rp 2,748 miliar.

Kontraktor pembangunan Rumah Singgah ini yakni CV Perama Dewata.

Pembangunan fisik telah rampung Desember 2025 dan dipelaspas pada 22 Desember 2025 lalu. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved