Hari Raya Nyepi
1.063 Petugas Kebersihan Diterjunkan, Atensi Sampah Malam Pangerupukan
Untuk mengantisipasi sampah saat malam pangerupukan, DLHK Kota Denpasar menyiagakan 1.063 petugas.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk mengantisipasi sampah saat malam pangerupukan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar menyiagakan 1.063 petugas.
Selain itu, juga disiapkan puluhan armada untuk penanganan sampah di seluruh wilayah Denpasar.
Sekretaris DLHK Kota Denpasar, I Wayan Tagel Sidartha, mengatakan personel yang diterjunkan terdiri dari 627 tenaga penyapuan.
Lalu 231 pasukan kebersihan, 40 personel satgas, 50 tenaga Jumali, 20 petugas bengkel, serta 95 petugas pertamanan.
Baca juga: Petugas Kumpulkan 1,5 Ton Sampah Pemudik Di Terminal Kargo Gilimanuk Bali, Didominasi Sampah Plastik
"Total personel yang kami siagakan mencapai 1.063 orang untuk mengantisipasi peningkatan sampah selama rangkaian Pangerupukan," katanya.
Pihaknya menjelaskan, DLHK juga menyiapkan armada operasional yang terdiri dari 35 armada pasukan kebersihan, 15 armada pertamanan, 16 armada moci, serta dua unit swifer.
Armada tersebut akan disebar untuk mempercepat pengangkutan sampah setelah kegiatan arak-arakan ogoh-ogoh di berbagai wilayah Denpasar.
Menurut Tagel Sidartha, DLHK juga telah berkoordinasi dengan sejumlah desa adat untuk lokasi pembersihan atau meprelina bangkai ogoh-ogoh setelah pawai selesai.
Baca juga: Ribuan Umat Hindu Gelar Melasti di Pantai Padanggalak Denpasar Bali, Persoalan Sampah Jadi Penekanan
Lokasi yang disiapkan antara lain Setra Adat Denpasar (Setra Badung), Setra Pengerebongan di Desa Adat Kesiman, Setra Yangbatu di Desa Adat Yangbatu.
Lalu Setra Bantas di Desa Adat Sumerta, Setra Gada Mayu di Desa Adat Padangsambian, serta Setra Tembau di Desa Adat Tembau.
Dia memperkirakan volume sampah saat Pangerupukan mencapai sekitar 150 ton.
Baca juga: Pedagang di Denpasar Diminta Bawa Sampah Pulang, Karcis Sampah Dihentikan
"Sampah harian di Denpasar rata-rata lebih dari 1.000 ton per hari dan saat Pangerupukan biasanya meningkat sekitar 10 hingga 15 persen," katanya.
DLHK berharap dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan saat rangkaian kegiatan menjelang Nyepi berlangsung.
Sehingga penanganan sampah bisa lebih cepat. (*)
Berita lainnya di Malam Pangerupukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Parade-ogoh-ogoh-malam-pengerupukan-Nyepi-tahun-Caka-1945-di-Seputaran-Jalan-Gunung-Agung.jpg)