Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Harga Cabai di Denpasar Bali Sempat Tembus Rp150.000 Per Kilogram, Kini Mulai Turun

Tidak hanya cabai rawit, harga bawang merah diakuinya masih tinggi terutama untuk jenis bawang bima.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pedagang bumbu dapur di Pasar Badung Denpasar. Harga Cabai di Denpasar Bali Sempat Tembus Rp150.000 Per Kilogram, Kini Mulai Turun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Harga cabai rawit merah di Denpasar, Bali, sempat menyentuh angka Rp 150 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini terjadi saat dua hari raya besar bertemu yakni Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Namun kini, harga mulai berangsur turun dan menyentuh harga Rp 100 ribu per kilogram.

Pedagang bumbu dapur di Pasar Badung, Ni Wayan Wandri menyebut, sehari setelah Nyepi dan jelang Idul Fitri lalu harga cabai rawit merah mencapai Rp150.000 per kilogram.

Baca juga: WNA Swiss Resmi Tersangka Pelecehan Agama Usai Sebut Fuck Nyepi

"Sekarang sudah turun. Harganya Rp 100 ribu per kilogram," katanya.

Wandri menyebut, tingginya harga cabai memang dari petani.

Hal itu dikarenakan pasokan tidak begitu banyak ke pasar.

Sementara permintaan cukup tinggi jelang perayaan Idul Fitri.

Tidak hanya cabai rawit, harga bawang merah diakuinya masih tinggi terutama untuk jenis bawang bima.

Saat ini harganya masih Rp 50 ribu per kilogram.

Sementara untuk bawang Bali Karet Rp 40 ribu per kilogram.

Normalnya harga bawang merah berkisar Rp 30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

"Untuk harga tomat juga tinggi, mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram tergantung ukuran," katanya.

Sedangkan untuk bawang putih, harganya masih normal yakni Rp 35 ribu per kilogram.

Pedagang lain, Ni Ketut Murci juga menyebut harga cabai rawit masih tinggi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved