Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Rabies di Bali

Dua Anjing di Denpasar Positif Rabies, 17.981 Ekor Anjing Telah Divaksin Sejak Januari 2026

Pelaksanaan vaksinasi rabies di Denpasar terus digenjot.  Hingga April 2026, cakupan vaksinasi rabies

Tayang:
Istimewa
VAKSINASI - Pelaksanaan vaksinasi anjing di Kota Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan vaksinasi rabies di Denpasar terus digenjot. 

Hingga April 2026, cakupan vaksinasi rabies di Kota Denpasar mencapai 21,31 persen.

Jumlah ini setara dengan 17.981 ekor dari total populasi anjing di Denpasar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Ekor HPR Divaksinasi dan Sterilisasi, Upaya Cegah Penyebaran Kasus Rabies

Suparmi mengatakan, target vaksinasi anjing di tahun 2026 yakni 92,65 persen dari jumlah populasi.

Sementara itu, untuk jumlah kasus positif rabies pada anjing sejak Januari 2026 sebanyak 2 kasus.

"Untuk kasus anjing positif sebanyak 2 kasus, dari anjing liar. Ditemukan di wilayah Denpasar Barat," katanya.

Meski begitu, tidak ditemukan ada kasus rabies pada manusia.

Baca juga: Vaksinasi Rabies Massal Mulai April, Total Hewan Positif Rabies di Jembrana Tercatat 15 Kasus

Pihaknya akan mengejar target tahun ini dan berharap bisa menekan kasus positif rabies pada anjing

Sehingga Denpasar bisa kembali zero rabies.

Selain vaksin secara door to door Dinas Pertanian Kota Denpasar juga melibatkan desa dan kelurahan dengan membentuk Tim Siaga Rabies (Tisara).

Lewat tim ini dilakukan pendataan populasi anjing dan HPR lainya.

Baca juga: 6.534 Ekor Anjing di Denpasar Telah Divaksin Rabies

Tak hanya itu, masyarakat banjar juga turut dilibatkan untuk memberikan informasi terkait adanya HPR dan kasus gigitan anjing

Sehingga secara berkelanjutan dapat dilaksanakan pemantauan secara intensif. 

"Dari pendataan ini akan memperoleh data populasi dari kepemilikan masyarakat hingga keberadaan anjing liar, sehingga penyebaran rabies dapat ditekan," katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved