Kebakaran di Denpasar
Karyawan Terluka, Berjibaku Evakuasi Barang, Gudang Konsinyasi Mitra 10 Denpasar Terbakar!
Namun, dalam sekejap, asap berubah menjadi hitam pekat dan membubung tinggi dari dalam gudang yang menyimpan barang milik supplier.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Kobaran api menghanguskan gudang konsinyasi penyimpanan stok barang supplier Mitra 10 di Jalan Tegal Dukuh I, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Selasa (21/4) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 Wita ini mengakibatkan berbagai peralatan dapur siap jual ludes terbakar dan menyebabkan seorang karyawan mengalami cedera.
Peristiwa ini pertama kali diketahui seorang karyawan Mitra 10, Oktovianus Saekoko. Ia saat itu memindahkan besi di bagian belakang gudang barat. Awalnya, ia mengira kepulan asap yang muncul dari warga yang membakar sampah.
Namun, dalam sekejap, asap berubah menjadi hitam pekat dan membubung tinggi dari dalam gudang yang menyimpan barang milik supplier.
Baca juga: KIRIMAN Sampah Capai 40 Ton Sehari, Pemkab Jembrana Berencana Buat Sentra Kompos
Baca juga: MISTERI Mayat Karang Pantai Gau Ungasan Terkuak! Padahal GFS Baru Saja Merantau dan Kerja di Bali
Melihat situasi yang mengancam, Oktovianus segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api. Namun usahanya tidak membuahkan hasil. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan kepada rekan-rekannya di gudang timur.
Meski sejumlah karyawan berupaya membantu menggunakan unit hidran milik Mitra 10, api justru makin tak terkendali karena material di dalam gudang mudah terbakar.
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menyampaikan, api dengan cepat membesar karena gudang tersebut dipenuhi barang-barang peralatan dapur yang terbungkus kardus.
“Api menyebar sangat cepat. Upaya pemadaman mandiri menggunakan APAR dan hidran internal perusahaan sempat dilakukan oleh karyawan dan petugas keamanan, namun api sudah terlanjur menguasai bangunan Gudang,” jelas Kompol Prabawati.
Dijelaskan, Kepala Gudang, Ketut Suprasa, dan seorang petugas keamanan bernama Hendro Nadek yang berada di lokasi juga sempat berupaya melakukan penanganan awal.
Hendro yang berjaga di pos langsung menuju sumber suara teriakan kebakaran. Namun setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), api sudah membumbung tinggi dari dalam gudang yang terkunci.
Pihak keamanan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Akibat kejadian ini, stok barang milik supplier yang disimpan di gudang tersebut dilaporkan terbakar habis.
Barang-barang yang hangus meliputi kitchen sink, kompor tanam, exhaust dapur, pemanas air hingga mesin pemanggang daging.
Selain kerugian material, satu orang karyawan bernama Marjen Tanggu Solo mengalami luka lecet dan memar pada paha kanan.
Luka tersebut akibat benturan dengan kloset saat berusaha mengevakuasi barang-barang dari area kebakaran. Korban telah mendapatkan perawatan medis dari petugas PMI di lokasi kejadian.
Api baru berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 11.15 Wita setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar mengerahkan delapan unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
| Dikira Asap Pembakaran Sampah, Gudang Supllier di Denpasar Terbakar Hebat, Satu Orang Cedera |
|
|---|
| Gudang di Kebo Iwa Denpasar Bali Terbakar, 19 Kamar Mess Hangus, 1 Karyawan Alami Luka Bakar |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran di Padangsambian, Samsul Lemas Bedengnya Terbakar hingga Merembet ke Pelinggih |
|
|---|
| Sisa Bakaran Bambu Tak Padam Sempurna, Bedeng dan Pelinggih di Denpasar Bali Ludes Terbakar |
|
|---|
| Terungkap Penyebab Kebakaran Rumah Bedeng di TPA Suwung, Terdengar Suara Dentuman Berulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kebakaran-gudang-konsinyasi-penyimpanan-stok-barang-supplier.jpg)