Berita Denpasar
Serangan Board Riders Challenge 2026 Kembali Digelar, Diikuti Ratusan Peserta
Kompetisi Serangan Board Riders Challenge kembali digelar. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi peselancar lintas usia
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Kompetisi Serangan Board Riders Challenge kembali digelar.
Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi peselancar lintas usia untuk mengasah kompetensi, daya saing, serta mempererat persahabatan.
Digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, lebih dari 150 peserta turut ambil bagian dalam kompetisi ini, yang mencakup berbagai kategori mulai dari kelas junior under 18 (di bawah 18 tahun), longboard woman and man, serta shortboard woman and man.
Baca juga: ASTAGA, Siswi SD Lompat di Pasar Serangan, Polisi Temukan Dugaan Terinspirasi Tren Gim Online OMORI?
Ketua Panitia Serangan Board Riders Challenge, Komang Indra, menyatakan kegiatan ini merupakan upaya lebih lanjut dalam menjaring bibit atlet selancar baru, di mana nantinya atlet tersebut memiliki kapasitas untuk berprestasi di tingkat dunia.
"Kami berkomitmen untuk terus mencetak atlet muda yang serius dan profesional.
Melalui kompetisi ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Serangan memiliki potensi besar, baik dari segi kualitas ombak maupun talenta atlet yang mumpuni," ujar Komang pada, Senin 27 April 2026.
Ia menambahkan, pembinaan dilakukan bagi generasi muda berusia 10 hingga 18 tahun dari sekolah-sekolah di sekitar Serangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan munculnya atlet-atlet selancar baru dari Desa Serangan di masa depan.
Baca juga: KISAH PRESTASI MADE ADI dan Kejuaraan Selancar Internasional Rip Curl Cup Padang-Padang 2022
Tak hanya dari dalam negeri, Serangan Board Riders Challenge juga diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti India, Korea, Jepang dan sebagainya. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kompetisi bisa melahirkan persahabatan dan memperluas jaringan sesama peselancar.
Dukungan fasilitas dari PT Bali Turtle Island Development turut diapresiasi oleh atlet peselancar nasional asal Serangan, I Made Pajar Aryana. Pemuda kelahiran 2005 asal Desa Serangan ini telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang dunia, seperti Asian Surfing Championship di Maladewa, WSL Manokwari Pro, hingga Kejuaraan Dunia Junior WSL di Filipina.
Atlet nasional yang tengah mempersiapkan diri untuk berlaga di Asian Games Jepang tersebut menilai bahwa ketersediaan venue yang representatif sangat krusial bagi persiapan atlet.
"Tentunya saya sangat senang Kura Kura Bali sudah mendukung event ini. Bukan hanya saat event ini saja tapi juga sejak saya berlatih, hingga persiapan untuk kompetisi berikutnya," kata, Pajar.
Semangat yang sama juga dirasakan oleh Ketua Harian Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Denpasar, Wayan Maydy Pradana Putra, yang menyatakan, Gelaran kompetisi di Pantai Serangan ini sangat sesuai karena ombaknya konsisten.
"Semoga ke depannya kita bisa kembali bersinergi dengan BTID untuk membuat gelaran Qualifying Series (Seri Kualifikasi)," kata Maydy.
Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali, Zefri Alfaruqy, dalam sambutannya menyatakan dukungan terhadap Serangan Board Riders merupakan kolaborasi yang terus dibina oleh perusahaan.
Ia menilai, di luar kualitas ombak yang setara dengan kompetisi internasional, kekuatan utama Pantai Serangan justru terletak pada semangat komunitas dan para peselancar mudanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Serangan-Board-Riders-Challenge-kembali-digelar-di-KEK-Kura-Kura-Bali.jpg)