Harga BBM Naik
BBM Naik, Indah Keluhkan Naiknya Harga Bawang di Denpasar, Per Kilo Rp50 Ribu
Harga sejumlah bumbu dapur mulai merangkak naik imbas diumumkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, Kamis (11/6).
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Harga sejumlah bumbu dapur mulai merangkak naik imbas diumumkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, Kamis (11/6).
Indah (45), seorang pedagang sayuran keliling di Banjar Ambengan, Pedungan, Denpasar, mengeluhkan naiknya harga beberapa bumbu dapur dan sayuran.
Terutama bawang merah dan bawang putih, per Kamis dua komoditas andalan ibu-ibu tersebut sudah menyentuh angka Rp50 ribu per kilogramnya.
"Kenaikan paling terasa bawang merah dan putih, sudah 50 ribu sekarang," kata Indah sembari tersenyum kecut.
Ibu dua anak tersebut terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan barang dagangannya itu di Pasar Cokroaminoto, Denpasar.
Baca juga: BUNTUT Kenaikan Harga Pertamax, Warga Klungkung Khawatir Hal Ini Terjadi
Menurut Indah, harga normal bawang merah dan putih biasanya ada di angka di bawah Rp40 ribuan.
Namun saat ini, berangsur naik. Tak hanya bawang, sejumlah sayuran pun terpaksa tak dibelinya karena harganya tak terjangkau.
"Brokoli dan kembang (bunga, -red) kol nggak beli, terlalu mahal. Bingung jualnya nanti," ujarnya.
Alhasil, dia pun hanya menjual sayuran-sayuran yang lebih terjangkau di lapaknya seperti kangkung, daun ketela, terong, taoge, dan gambas.
Baca juga: Rupiah Melemah Tembus Rp 18 Ribu per Dolar AS, Harga Sembako di Pasar Gianyar Tetap Stabil
Indah menduga kenaikan sejumlah barang-barang tersebut imbas kenaikan BBM, Rabu (10/6) kemarin.
Dia pun berharap pemerintah untuk lebih bijak memikirkan rakyat kecil dalam memutuskan menaikan harga BBM. Supaya tidak menambah beban masyarakat.
"Yang di bawah ini yang paling terasa susah," keluhnya. (*)
Berita lainnya di Harga Kebutuhan Pokok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ilustrasi-pasar123.jpg)