Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Sepi Pengunjung, Pedagang Lantai 2 Pasar Seni Sukawati Bertahan Lewat Tiktok

Pengunjung di Pasar Seni Sukawati relatif sepi, untuk bertahan para pedagang memanfaatkan Tiktok

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
PEDAGANG - Kondisi lantai 2 di Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali, Minggu 1 Februari 2026. Jumlah pengunjung relatif sepi sehingga pedagang memanfaatkanTiktok untuk berjualan. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - 'Mau cari apa kak, silahkan dipilih-pilih dulu," sapa seorang pedagang pakaian Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali pada satu, dua orang pengunjung, Minggu 1 Februari 2026 siang.

Dari raut wajahnya, mereka sangat berharap dagangannya dibeli.

Sulitnya berjualan di pasar seni terbesar di Bali itu, tampak kentara dari wajah-wajah para pedagang.

Baca juga: Maksimalkan Peran Pasar Gianyar Bali, Pedagang Tak Aktif Diminta Kembalikan Kunci Toko Hingga Kios

Minggu itu, tidak ada banyak pengunjung.

Para pedagang pun lebih banyak terlihat hanya duduk-duduk di depan dagangan mereka menantikan kedatangan pengunjung

"Sudah sejak lama pengunjungnya sepi. Kemarin cuma sempat ramai pas libur pergantian tahun, sekarang sepi lagi," ujar Niluh Siang, pedagang kain, yang juga dibenarkan oleh pedagang lain yang berjualan di lantai 1.

Baca juga: Hilang Kendali, Seorang Pedagang Tewas Hantam Tiang dan Tercebur ke Sungai di Sidakarya Bali

Namun Niluh dan pedagang lainnya yang berjualan di lantai 1 ini masih lebih beruntung.

Sebab, sesepi-sepinya lantai 1, para pedagang ini masih tetap ada pembeli, dengan rata-rata penjualan berkisar Rp800 ribu per hari.

Namun nilai itu masih jauh dari penghasilan mereka sebelum pasar direvitalisasi, yakni rata-rata Rp2 juta per hari.

Nasib paling memprihatinkan dialami oleh pedagang di lantai 2 dan 3.

Baca juga: Munculkan Bau Tidak Sedap, Warga Keluhkan Pedagang Lalapan Buang Limbah ke Jalan di Klungkung Bali

Pedagang di dua lantai ini sama-sama menjual pakaian atau kain kas Bali seperti pedagang di lantai 1.

Namun para pedagang di dua lantai ini, terbiasa pulang dengan tangan kosong, karena sama sekali tidak ada pembeli.

Kondisi ini bukan disebabkan kualitas dagangan mereka jelek.

Namun para pedagang mengatakan, ini terjadi dikarenakan banyak pengunjung yang tidak tahu bahwa di gedung Pasar Seni Sukawati ada lantai 2 dan 3.

Sebab tangga untuk naik ke lantai tersebut relatif tersembunyi. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved