Berita Gianyar
Sepi Pengunjung, Pedagang Lantai 2 Pasar Seni Sukawati Bertahan Lewat Tiktok
Pengunjung di Pasar Seni Sukawati relatif sepi, untuk bertahan para pedagang memanfaatkan Tiktok
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Pengunjung banyak yang tak tahu kalau sebenarnya di sini ada lantai 2 dan 3. Makanya, tiap harinya tak tentu dapat jualan, kadang keseringan tidak dapat," ujar Ni Kadek Ari pedagang di lantai 2.
Meski demikian, para pedagang di lantai 2 dan 3 tidak menyerah.
Merekapun memanfaatkan media sosial (medsos), salah satunya Tiktok untuk menarik pembeli atau menjual dagangannya.
Ni Komang Pudak Ningsih pemilik kios Kempol Store salah satunya.
Pedagang yang berlokasi di lantai 2 Pasar Seni Sukawati ini mengatakan, dirinya sudah hampir setahun mengandalkan live streaming di Tiktok untuk berjualan.
Sebab jika hanya mengandalkan penjualan secara manual, sangat susah mendapatkan pembeli.
"Lewat Tiktok, selain saya menawarkan dagangan, saya juga menyampaikan bahwa di Pasar Seni Sukawati ada pedagang di lantai 2 dan 3."
"Astungkara, sejak live Tiktok yang saya dan teman-teman lakukan, mulai ada yang naik ke lantai 2 dan 3, tapi masih belum banyak, apalagi, wisatawan yang datang untuk berbelanja juga tak seramai dulu," ujarnya.
Meski demikian, Ningsih bersyukur, lewat live Tiktok ini dagangannya laku terjual. Para pembeli memesan dari rumah. Sebagian besar pembelinya berasal dari luar daerah maupun luar negeri.
Namun untuk bisa menjangkau audiens yang cukup jauh itu, dirinya mesti membayar Rp200 ke Tiktok.
"Ya, bayar ke Tiktok Rp 200 ribu. Tapi dengan cara ini, ada saja yang beli. Per minggu penghasilan lewat jualan di Tiktok bisa mencapai Rp10 juta," ujar Ningsih.
Meskipun jumlah pembeli langsung di Pasar Seni Sukawati terbilang tak menjanjikan.
Namun ia menegaskan dirinya masih betah berjualan di sini. Iapun berharap Pasar Seni Sukawati kembali berjaya seperti dulu. (*)
Berita lainnya di Pasar Seni Sukawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-lantai-2-di-Pasar-Seni-Sukawati-Gianyar-58.jpg)