Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nyepi 2026

67 Ogoh-ogoh Ikuti Penilaian, Jembrana Terapkan Sistem “Tarung Bebas”

Tim juri tingkat kecamatan mulai melakukan penilaian terhadap ogoh-ogoh yang dinyatakan siap mengikuti lomba, Rabu (25/2). 

Tayang:
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
OGOH-OGOH - Salah satu karya ogoh-ogoh di Jembrana yang siap untuk dilombakan, Rabu (25/2). 

TRIBUN-BALI.COM - Tim juri tingkat kecamatan mulai melakukan penilaian terhadap ogoh-ogoh yang dinyatakan siap mengikuti lomba, Rabu (25/2). 

Sedikitnya ada sebanyak 67 STT dari total ratusan yang dinyatakan siap ikut lomba tersebar di lima kecamatan. Karya Sekaa Truna Truni di Gumi Makepung saat ini dinilai sudah sangat baik dan menarik serta menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurut data yang berhasil diperoleh, dari kuota 281 STT yang terdata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, hanya ada 215 STT dari total 225 yang mendaftar yang dinyatakan lulus verifikasi sebagai penerima dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh tahun 2026 ini.

Sebab, sebelumnya ada STT mendaftar double secara online di link yang disediakan. Sehingga ketika panitia melakukan verifikasi, data ganda tersebut dikoreksi. 

Baca juga: LARANG Praktik Beri Fee, Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran, Ketua DPRD Kumpulkan Penerima Hibah!

Baca juga: RGP & FGI Terancam Bui Seumur Hidup, Belanja Narkoba 2 Kg via IG, 2 Pengedar Diringkus Polresta  

"Hari ini, tim kecamatan mulai melakukan penilaian ogoh-ogoh. Tim masing-masing kecamatan melakukan penilaian serentak di wilayahnya," jelas Kabid Adat, Tradisi dan Warisan Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, I Gede Suartana saat dikonfirmasi, Rabu (25/2). 

Dia melanjutkan, dari total 215 STT yang terdaftar sebagai penerima dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh tahun 2026 ini, tercatat ada 67 STT saja yang menyatakan siap dinilai untuk selanjutnya mengikuti lomba atau parade di Catus Pata Maret 2026 mendatang. 

"Sesuai format online yang menyatakan lomba hanya 67 STT. Kemungkinan sebagian besar tidak siap karena berbagai kendala di sekaanya masing-masing," ungkapnya. 

Suartana mengakui, proses penilaian sendiri bakal digelar selama dua hari yakni Rabu (25/2) dan Kamis (26/2) hari ini. Tim Kecamatan bakal melakukan penilaian serta penentuan bagi peserta yang layak masuk 25 besar atau mewakili 5 besar masing-masing kecamatan.

Selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh tim kabupaten untuk menentukan 15 besar yang selanjutnya mengikuti lomba atau parade lewat Masikian Festival III tahun 2026 yang rencananya digelar pada 12 Maret 2026 mendatang.

Setelah itu, baru sistem tarung bebas bakal diberlakukan. Tarung bebas yang dimaksud adalah perwakilan lomba tidak mesti 3 dari masing-masing kecamatan, namun tim juri memilih yang paling layak untuk diikutsertakan lomba.

"Sistemnya berbeda dari tahun lalu sesuai masukan dari kawan-kawan STT di lapangan sehingga kita putuskan dan coba dengan sistem tarung bebas. Sekarang tidak mesti tiga perwakilan dari satu kecamatan. Namun bisa saja dalam satu kecamatan ada 5 ogoh-ogoh yang ikut lomba dan mungkin ada kecamatan yang justru tak terpilih ikut lomba," jelasnya. 

Dengan sistem ini, kata dia, diharapkan para STT yang ada di Gumi Makepung bisa lebih puas terhadap hasil penilaian dan tim juri bisa memilih mana karya pemuda Jembrana terbaik yang layak tampil. 15 peserta bakal memperebutkan hadiah yang disiapkan bernilai Rp60 Juta.

"Setelah 25 besar terpilih, akan dilanjutkan penilaian tim Kabupaten untuk menentukan 15 ogoh-ogoh karya generasi muda kita mengikuti lomba atau parade di 12 Maret mendatang," tandasnya. (mpa)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved