Berita Jembrana
ORTU Korban Bakal Datang ke Bali, Polisi Periksa Saksi hingga Tempat Makan Terakhir GP
Selain itu, polisi juga sudah berkoordinasi dengan Konsulat Swiss di Bali dan masih menunggu kedatangan pihak keluarganya ke Bali.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Satreskrim Polres Jembrana masih melakukan pendalaman terhadap kasus seorang WNA asal Swiss yang ditemukan meninggal dunia di sebuah vila di wilayah Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan beberapa hari lalu.
Sejumlah saksi mulai dari teman, pemilik vila hingga tempat makan terakhir yang bersangkutan sudah dimintai keterangan. Selain itu, polisi juga sudah berkoordinasi dengan Konsulat Swiss di Bali dan masih menunggu kedatangan pihak keluarganya ke Bali.
"Sejak peristiwa itu kita sudah memeriksa sejumlah saksi mulai dari temannya, pemilik penginapan hingga tempat makan terakhir yang bersangkutan (WN Swiss) tersebut," jelas Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati didampingi Kasat Reskrim AKP I Gede Alit Darmana saat dikonfirmasi, Rabu (25/2).
Baca juga: PELAKU Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Dilimpahkan ke Kejari Buleleng, GRM Ditahan 20 Hari
Baca juga: BADUNG Umumkan Juara Lomba Ogoh-ogoh Tingkat Zona
Menurut AKBP Kadek Citra, WN Swiss tersebut memang sudah berkunjung ke Jembrana sejak Januari 2026 lalu. Ia memang wisatawan yang hobinya adalah berselancar alias surfer.
Disinggung mengenai penyebab kematiannya, mantan Kasat Lantas Polres Tabanan ini menyebutkan masih proses pendalaman. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Konsulat Swiss di Bali terakit rencana proses otopsinya.
Dan informasi terbaru bahwa pihak keluarga atau dari orang tua WNA asal Swiss tersebut bakal datang ke Bali untuk memastikan serta mengikuti prosedur untuk penanganan selanjutnya. Namun, saat ini mereka masih dalam proses kepengurusan paspor.
"Untuk kelanjutannya seperti otopsi masih menunggu persetujuan dari keluarganya. Mereka akan datang ke Bali dan masih mengurus paspor di negaranya," tandasnya.
Untuk diketahui, seorang warga negara asing (WNA) asal Negara Swiss yang menginap di sebuah vila wilayah Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, ditemukan meninggal dunia Minggu (22/2) malam.
Adalah GP warga Swiss berusia 35 tahun yang ditemukan dalam keadaan kaku di salah satu kamar vila tersebut. Saat itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh WNA tersebut.
Satreskrim Polres Jembrana kemudian melakukan koordinasi dengan Konsulat Swiss untuk penanganan lanjutan yakni otopsi guna mengetahui penyebab kematiannya. (mpa)
| Warga Melaya Jembrana Kembali Temukan Lumba-lumba Terdampar |
|
|---|
| Perekaman KTP Jemput Bola WBP Rutan Negara, Belum Miliki KTP Elektronik |
|
|---|
| Siswa Tewas Masih Kenakan Seragam di Jalanan Jembrana, Berikut Kronologi Berpulangnya Gusti Ngurah |
|
|---|
| DUGAAN Perilaku Tak Senonoh Guru ke Siswa Tersebar Luas di Jembrana dalam Sebuah Pesan, Kini Dicek! |
|
|---|
| 18 Kasus ODHA Ditemukan di Gilimanuk, Tempat Hiburan Malam Disasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-saat-penanganan-di-TKP-WNA-Swiss-ditemukan-meninggal.jpg)