Kebakaran di Jembrana
Kebakaran di Lapangan Desa Pangyangan Jembrana, Bangunan hingga Motor Hangus Dilalap Api
Dua warga Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, mendengar suara api di tengah heningnya tengah malam, Minggu 8 Maret 2026 dinihari.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dua warga Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, mendengar suara api di tengah heningnya tengah malam, Minggu 8 Maret 2026 dinihari.
Ternyata suara tersebut berasal dari kebakaran bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan.
Api menghanguskan bangunan hingga sepeda motor yang ada di dalamnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp27 Juta.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 00.05 WITA, Minggu 8 Maret 2026.
Baca juga: PASCA Kebakaran, Pemkab Gianyar Melaspas Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud, Ini Tujuannya!
Bermula dari dua orang warga yang sedang mengobrol di sebuah rumah tak jauh dari TKP atau lapangan Desa Pangyangan.
Di sela-sela obrolan santai, mereka justru mendengar seperti suara api kebakaran dan melihat ada cahaya terang di sekitar lapangan Desa Pangyangan.
Mereka yang penasaran kemudian bergerak menuju sumber bunyi dan cahaya dimaksud.
Tak disangka, mereka melihat api sudah membakar bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan yang terletak di bagian barat lapangan.
Salah satu saksi kemudian menghubungi Kepala Desa dan selanjutnya dilakukan pemadaman api dengan alat seadanya oleh warga lainnya yang tinggal dekat dengan TKP.
Baca juga: 2 Peristiwa Kebakaran Gemparkan Desa Puhu Gianyar Bali, Kebakaran Gudang dan Dapur
Sekitar satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan.
Akibat kejadian tersebut, bangunan Tribun Lapangan Desa Pangyangan, satu unit sepeda motor, sejumlah peralatan bangunan dan alat masak. Kerugian ditaksir mencapai Rp27 Juta.
"Dari hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik di bangunan tersebut," jelasa Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi saat dikonfirmasi, Minggu 8 Maret 2026.
Baca juga: Atap Rumah Kontrakan Warga di Buleleng Roboh Akibat Kebakaran
Dia melanjutkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Pekutatan telah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi.
Ternyata bangunan yang terbakar tersebut sebelumnya sempat dipinjam oleh salah satu perusahaan sebagai tempat tinggal sementara atau bedeng proyek untuk pekerjanya.
"Termasuk juga sepeda motor dan peralatannya milik kontraktor. Pekerjanya sudah selesai pekerjaan langsung meninggalkan tempatnya bulan lalu," jelasnya. (*)
Berita lainnya di Kebakaran di Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Puing-puing-sepeda-motor-dan-bangunan-sisa-kebakaran-di-tribun-lapangan-Desa-Pangyangan.jpg)