Berita Jembrana
Sepeda Bisa Jadi Opsi Penghematan BBM, Penggunaan Sepeda di Jembrana Masih Jarang
Sepeda Bisa Jadi Opsi Penghematan BBM, Penggunaan Sepeda di Jembrana Masih Jarang
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Krisis energi kemungkinan bakal terjadi jika perang atau konflik timur tengah berlangsung lama. Sehingga masyarakat harus mencari opsi lain untuk menghemat atau melakukan efisiensi pengunaan energi salah satunya BBM. Salah satunya adalah sepeda gunung.
Bahkan, komunitas sepeda di Jembrana mengajak masyarakat agar mulai menggunakan sepeda sebagai transportasi alternatif.
Selain sebagai upaya menghemat penggunaan BBM, juga menyehatkan tubuh. Karena sepeda menjadi salah satu olahraga kardio yang baik untuk kesehatan terutama jantung.
Baca juga: Prabowo Ajak Pengusaha Jepang Jalin Kemitraan dengan Danantara, Jamin Keamanan Investasi
"Kalau memang perang (konflik timur tengah) sangat berdampak terutama dalam sektor bbm, sepeda merupakan solusi terbaik," kata Koordinator Komunitas Sepeda Iron Man Jembrana, Candra Diarta saat dikonfirmasi, Selasa 31 Maret 2026.
Menurutnya, penggunaan sepeda untuk aktivitas sehari-hari mungkin bisa jadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat jika memang nantinya konflik timur tengah berlangsung secara berkepanjangan dan berdampak ke sektor BBM. Namun begitu, alangkah baiknya pengunaan sepeda lebih digalakkan lagi mulai sekarang.
Baca juga: Vaksinasi Rabies Massal Mulai April, Total Hewan Positif Rabies di Jembrana Tercatat 15 Kasus
"Saat ini pemakaian sepeda di setiap keluarga sangat jarang. Apalagi untuk usia 30 thun ke atas, malah sangat jarang sekali. Mungkin mulai hari ini kita mulai biasakan penggunaan sepeda," ungkapnya.
Dia menyarankan, penggunaan sepeda ini tentunya harus dimulai dari aktivitas ringan. Misalnya seperti bepergian ke warung terdekat, ke rumah teman yang jaraknya tak begitu jauh atau nantinya bisa diterapkan pemerintah untuk wajib bersepeda ke kantor, terutama bagi yang jarak rumahnya tidak terlalu jauh.
Disisi lain, cuaca ekstrem di Indonesia juga perlu diwaspadai. Jika memang kondisinya memang sangat panas agar menunda berpergian dengan menggunakan sepeda gunung.
"Tapi jika seandainya pemerintah nanti menerapkan aktivitas bekerja menggunakan sepeda, pasti ada pro dan kontra. Pro ketika lokasi kerja dekat kantor dan kontra ketika jarak ke kantor sangat jauh. Jadi mungkin bisa disesuaikan saja kebijakannya," ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksanaan Tugas (PLT) Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Jembrana, I Ketut Antara menyebutkan, hingga saat ini distribusi atau pasokan untuk BBM serta gae LPG di Gumi Makepung masih tergolong aman. Meskipun dampak konflik timur tengah nantinya bisa saja menganggu pasokan.
"Astungkara, secara umum di Jembrana masih aman," ucapnya singkat.
| KASUS Dugaan Chat Vulgar Guru ke Siswa di Jembrana, Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pidana, Kok Bisa? |
|
|---|
| LUAR Biasa! Warga Saling Bantu Angkut Batu Bagi Jembatan Perintis Garuda Jembrana yang Terus Dikebut |
|
|---|
| BAHASA 'Mabar ML' Picu Polemik, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana pada Chat Viral Guru ke Siswa? |
|
|---|
| Seluruh Guru di Jembrana Sudah ASN, Lewat Rekrutmen CPNS, PPPK hingga Skema Paruh Waktu |
|
|---|
| 2 Desa Pamerkan Simulasi Penanganan Pencurian, Satkamling Wajib Beri Aman di Wilayah Masing-masing! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Salah-satu-aktivitas-bersepeda-atau-gowes-di-Jembrana-belum-lama-ini.jpg)