Tribun Bali Award
Mengangkat Desa Manistutu Bali ke Level Nasional: Jejak Pengabdian Anak Desa
Hasrat I Made Abdi Negara mengangkat Desa Manistutu muncul pertama kali pada tahun 2013.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dia juga meningkatkan peran dan fungsi Pokdarwis sekaligus memfasilitasi keikutsertaan dalam ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI di Tahun 2023 dengan persiapan lebih dari 2 tahun dan masih terus membangun komunikasi yang baik dengan Kemenparekraf RI hingga saat ini.
Status sebagai Desa Wisata Rintisan Terbaik Nasional mulai meningkatkan publisitas baik dari media lokal hingga nasional serta pemengaruh atau influencer.
Abdi aktif mengajak mendatangkan konten kreator, televisi, media online dan media lain untuk membuat video gambaran tentang tradisi unik, alam dan berbagai hal tentang Desa Manistutu.
Upaya ini menjadi salah satu kunci pengenal Desa Manistutu, sehingga ikut serta menjadi daya tarik untuk berkunjung.
Terbukti setelah itu, desa mulai menggeliat. Bahkan ada kunjungan reguler dari rombongan wisatawan asal Prancis, kunjungan rombongan wisatawan Jepang dan juga berbagai aktivitas wisata domestik lain seperti berkemah, offroad, menonton Tradisi Mekepung Lampit dan berbagai aktivitas lain yang mulai menggeliat.
Abdi juga aktif mendorong pendidikan karakter dan mental anak anak Manistutu.
Salah satunya dengan mendirikan Sekolah Sepakbola (SSB) Manistutu United bersama tokoh-tokoh Desa Manistutu seperti Putu Widiasmadi (Tu Nik), I Komang Budiana yang juga Perbekel Manistutu dan tokoh penggerak lainnya.
Bersama dengan Perbekel Manistutu, I Komang Budiana, Made Abdi yang didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina untuk memastikan sistem pengelolaan dan manajemen SSB berjalan.
Untuk menjangkau lebih banyak anak - anak Desa Manistutu, SSB Manistutu United mulai dikembangkan dengan dukungan pembiayaan secara gotong royong untuk mengikuti Turnamen Regional di luar Jembrana bahkan di luar Bali.
Hasilnya, Tim Manistutu United Kelompok Umur (KU) berhasil meraih 8 gelar juara yang bersifat regional dan internasional antara lain Juara 3 Festival Kid Soccer Banyuwangi Tahun 2022, Juara 1 Rajawali Cup Banyuwangi Tahun 2022, Juara 1 Turnamen Anniversarry Semarapura Football Cup 2023, Juara 3 GEAS Road To Malang Tahun 2023, Juara 1 Bli Mangde GORO Cup 2024, Juara 2 Cluster Diamond Turnamen Internasional Bali 7S dan Juara 1 ASSA Football Grassroot Regional Bali Tahun 2026.
Bahkan, prestasi membanggakan di tahun 2026 ini, Tim SSB Manistutu United KU-12 berhasil menjadi Juara 1 Turnamen Piala Dunia Anak Indonesia (PDAI) Region Bali dan berhak menuju ke seleksi tingkat nasional yang akan berlangsung pada 1 - 3 Juli 2026 di Progresif International Sport Center - Bandung.
Selain memberikan dukungan langsung melalui fasilitasi dan manajemen tim, setiap mengikuti turnamen di Denpasar atau Gianyar, Made Abdi bahkan selalu menyediakan rumah tinggalnya sebagai tempat menginap untuk tim, official dan orang tua siswa (OTS) yang mendampingi.
Untuk menjaring bakat bakat usia dini, Made Abdi juga mendorong kegiatan seleksi rutin setiap tahun untuk anak-anak SD di Desa Manistutu dan memberikan beasiswa kepada anak-anak yang lolos seleksi sebagai rangsangan untuk ikut bergabung di SSB Manistutu United.
Hal ini memastikan adanya regenerasi sepakbola di kelompok umur yang belajar di SSB Manistutu United secara berkelanjutan.
Meski tinggal dan menetap di luar Manistutu, Abdi rutin membawa berbagai pihak hingga kehadiran Pemerintah Pusat ke desanya sekaligus memperkenalkan potensi setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Mengangkat-Desa-Manistutu-Bali-ke-Level-Nasional-Jejak-Pengabdian-Anak-Desa.jpg)