Berita Karangasem
Penebang Pohon Tewas di Karangasem, Nyoman Sulendra Terjatuh dari Ketinggian 30 Meter
Seorang penebang pohon asal Desa Kintamani, Bangli, Nyoman Sulendra (52) meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Seorang penebang pohon asal Desa Kintamani, Bangli, Nyoman Sulendra (52) meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon albasia setinggi sekitar 30 meter di Banjar Dinas Telengan, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, Sabtu (13/9/2025).
Kapolsek Manggis Kompol Made Suadnyana menjelaskan, Sulendra bersama empat rekannya datang ke lokasi untuk menebang pohon. Sebelum ditebang, korban lebih dulu memanjat pohon untuk memangkas dahan-dahan besar di bagian atas.
Baca juga: 6 Berita Bali Hari Ini, Mobil Pemedek Jatuh ke Jurang di Besakih, Anggota DPRD Lakukan WFH
“Korban naik tanpa menggunakan alat pengaman. Ia bermaksud membersihkan dahan agar proses penebangan bisa lebih mudah,” terang Suadnyana, Minggu (14/9/2025).
Sekitar satu jam berada di atas pohon, korban sempat terdengar berteriak oleh rekannya.
Tak lama kemudian, tubuhnya terlihat jatuh bersama potongan dahan yang baru saja dipotong.
Baca juga: 9 Orang Alami Luka-luka, Mobil Rombongan Pamedek Jatuh ke Jurang 10 Meter
“Korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 30 meter,” tambah Suadnyana.
Rekan-rekan korban yang panik langsung berlari mendekat untuk menolong.
Namun setelah dicek, Sulendra sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kintamani.
Pihak kepolisian memastikan peristiwa ini murni kecelakaan kerja. (*)
Berita lainnya di Jatuh dari Ketinggian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Seorang-penebang-pohon-asal-Desa-Kintamani-meninggal-setelah-terjatuh.jpg)