Berita Karangasem
Realisasi Target PAD Karangasem Selama 2025 Tembus Rp502,35 Miliar
Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Karangasem sepanjang tahun anggaran 2025 ditutup dengan capaian positif.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Karangasem sepanjang tahun anggaran 2025 ditutup dengan capaian positif.
Meski salah satu sektor belum mencapai target, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru berhasil melampaui angka yang ditetapkan.
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem mencatat, hingga 30 Desember 2025 realisasi PAD telah menembus Rp502,35 Miliar.
Baca juga: RUGI Sampai Rp700 Juta, Usaha Ukiran Sanggah Warga Pertima Hangus Terbakar di Karangasem!
Angka tersebut melampaui target sebesar Rp494,26 miliar atau mencapai 101,64 persen.
Dengan capaian itu, Karangasem membukukan surplus PAD sebesar Rp8,08 miliar lebih atau sekitar 1,64 persen dari target tahunan.
Capaian ini dinilai menjadi indikator membaiknya kinerja pengelolaan pendapatan daerah di tengah dinamika ekonomi dan fluktuasi sektor-sektor penerimaan.
Baca juga: SANUR Sumbang 32 Persen PAD Bagi Denpasar, Jaya Negara Sambut Baik SVF 2025, Tiket Gratis!
Kepala BPKAD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menjelaskan pelampauan target PAD merupakan hasil kontribusi sejumlah sektor pajak daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun.
“Kontribusi terbesar datang dari pajak air tanah, PBB-P2, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta beberapa jenis pajak dan retribusi daerah lainnya,” ungkapnya belum lama ini.
Ia mengakui, sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) belum mampu mencapai target yang ditetapkan.
Baca juga: Bupati Respon Soal PAD Badung Terancam Meleset, Adi Arnawa: Doakan Saja Semoga Tercapai
Namun, kinerja sektor lain mampu menutup kekurangan tersebut sehingga secara agregat PAD tetap melampaui target.
Menurut Siki Ngurah, capaian ini tidak lepas dari upaya intensifikasi dan optimalisasi pendapatan daerah yang terus dilakukan, termasuk peningkatan kepatuhan wajib pajak serta perbaikan sistem pengelolaan pajak dan retribusi.
“Realisasi PAD masih berpotensi bergerak karena proses pencatatan pendapatan terus berjalan hingga akhir tahun anggaran. Kami tetap berupaya memaksimalkan capaian sampai 31 Desember,” ujarnya.
Baca juga: PAD Prediksi Meleset, Adi Arnawa Minta Doa Agar Tercapai, Ini Kata Bupati Badung!
Sebagai catatan, saat Siki Ngurah mulai menjabat sebagai Kepala BPKAD pada Agustus 2025, posisi realisasi PAD Karangasem masih berada di angka Rp326,43 miliar atau sekitar 66,04 persen dari target.
Dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, terjadi percepatan signifikan hingga mampu menutup selisih dan melampaui target tahunan.
Capaian PAD 2025 ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi perencanaan fiskal Karangasem pada tahun anggaran berikutnya, sekaligus memperkuat ruang gerak pemerintah daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik. (*)
Berita lainnya di PAD Karangasem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-BPKAD-Karangasem-I-Nyoman-Siki-Ngurah-12.jpg)