Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Klungkung

WARGA Panik Gudang Milik Zaini Terbakar, Api Diduga dari Lupa Matikan Kompor

Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 19.30 Wita, ketika seorang warga mencium bau asap.

ISTIMEWA
PANIK - Kebakaran di sebuah gudang di Jalan Kenyeri, Semarapura, membuat warga sekitar panic, Selasa malam (3/9). 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah gudang barang bekas milik warga bernama Zaini (65) yang terletak di kawasan padat penduduk di Jalan Kenyeri, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung, terbakar pada Selasa malam (3/9). Diduga kebakaran disebabkan kompor yang lupa dimatikan.

Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 19.30 Wita, ketika seorang warga mencium bau asap. Setelah ditelusuri, terlihat asap mengepul dari rumah milik Zaini yang diketahui kerap kosong, karena pemiliknya berjualan Martabak ke Bangli.

"Warga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar Agus Widiono, Rabu (3/9).

Tak lama berselang, sekitar pukul 20.00 Wita, dua unit mobil damkar dari Klungkung tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dijinakkan sebelum sempat merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

Baca juga: BLENDER Sabu Seberat 64,74 Gram, Kejari Klungkung Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari 13 Kasus

Baca juga: GUBERNUR Koster Bedah Rumah di 90 Titik di Kintamani Bangli

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Dewa Putu Suwarbawa mengatakan, tiga unit armada pemadam langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar satu menit setelah laporan masuk. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.13 Wita dan dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 20.15 Wita.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kebakaran diduga dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan oleh penghuni kontrakan sebelum pergi berjualan ke Bangli. Warga mengaku sempat mendengar suara keras sebelum melihat api membesar dari dapur yang terhubung langsung dengan ruang utama dan kamar tidur.

"Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dan memutus aliran listrik rumah untuk mencegah korsleting. Tim kami memastikan tidak ada indikasi arus pendek, dan berhasil mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain yang sangat berdekatan," jelas Suwarbawa.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Api sempat membuat panik warga sekitar mengingat posisi rumah yang berada di tengah kawasan permukiman padat.

 “Kami imbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan alat masak benar-benar dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari musibah seperti ini,” ungkap Suwarbawa. (mit)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved