Berita Klungkung
8 Nelayan Selamat Usai Jukung Samudera Berlian Terbalik, Proses Penyelamatan Dramatis
8 Nelayan Selamat Usai Jukung Samudera Berlian Terbalik, Proses Penyelamatan Dramatis
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Delapan awak kapal Jukung Samudera Berlian berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik di perairan barat Pulau Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, pada Selasa 14 April 2026 malam.
Aksi penyelamatan cepat ini melibatkan sinergi antara personel Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida Lanal Denpasar bersama Tim Basarnas.
Peristiwa mencekam ini bermula saat cuaca buruk dan kondisi medan laut yang ekstrem menghantam jukung tersebut di koordinat 8^\circ 42' 59.62'' S - 115^\circ 20' 29.78'' E.
Laporan darurat pertama kali diterima Danposal Nusa Penida Lettu Laut (E) Yusep Hariaji pada pukul 19.05 WITA dari pemilik kapal, Ateng, yang melaporkan bahwa armadanya telah terbalik dan nasib delapan krunya terombang-ambing di lautan.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Lakukan Medevac Seorang ABK Kapal M/V Athanasia C
Sesaat setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan tiga personel Babinpotmar untuk berkoordinasi cepat dengan Basarnas Nusa Penida guna menyusun rencana evakuasi medis di tengah kegelapan malam.
"Setelah menerima laporan dari pemilik jukung, kami segera bergerak melakukan koordinasi teknis dengan rekan-rekan Basarnas," kata Danposal Nusa Penida, Lettu Laut (E) Yusep Hariaji, pada Rabu 15 April 2026.
Baca juga: Denpasar Kekurangan 326 Guru, Terbanyak Guru Bahasa Bali
Upaya penyelamatan berfokus pada kecepatan mencapai lokasi karena kondisi di lapangan sudah gelap dan keselamatan nyawa ABK menjadi prioritas tertinggi.
Tepat pada pukul 19.55 WITA, tim SAR gabungan yang terdiri dari dua personel Babinpotmar Posal Nusa Penida dan empat personel Basarnas bertolak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB).
Setelah melakukan penyisiran intensif di tengah ombak, tim akhirnya berhasil menemukan posisi Jukung Samudera Berlian yang sudah dalam kondisi terbalik pada pukul 20.57 WITA.
Di lokasi tersebut, petugas mendapati delapan orang nelayan sedang berupaya bertahan hidup dengan terapung di sekitar badan jukung.
Kedelapan ABK yang berhasil diselamatkan adalah Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi.
Seluruh korban yang diketahui berasal dari Serangan, Bali ini dinyatakan selamat tanpa mengalami cedera serius.
Lettu Laut (E) Yusep Hariaji menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari soliditas antarunsur di lapangan.
Menurutnya, tantangan utama dalam evakuasi ini adalah jarak pandang yang sangat terbatas akibat waktu kejadian yang berlangsung malam hari.
"Sinergitas antara TNI AL dan Basarnas dalam operasi ini memastikan seluruh nyawa ABK dapat tertolong dengan cepat meskipun operasi dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang terbatas," ucapnya.
| Pelabuhan di Pesinggahan Diproyeksikan Layani Fastboat Hingga Kapal RoRo |
|
|---|
| Ancaman El Nino “Godzilla” , Klungkung Siaga Krisis Air hingga Kebakaran |
|
|---|
| Perahu Nelayan Diterjang Ombak hingga Terbalik, 8 ABK Terombang-ambing di Nusa Lembongan |
|
|---|
| PANGKAS Lambatnya Respons Darurat! Klungkung Siapkan Call Center 112 |
|
|---|
| Tujuh Penduduk Non Permanen di Desa Ped Nusa Penida Diduga Berbekal KTP Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Evakuasi-8-nelayan-di-perairan-barat-Pulau-Nusa-Lembongan-Kabupaten-Klungkung.jpg)