Berita Klungkung
Lonjakan Kunjungan, Warga dan Wisatawan Antri BBM di Nusa Penida
Warga termasuk kendaraan pariwisata bahkan antre hingga malam untuk mengisi bahan bakar. Bahkan antrean masih terpantau hingga Rabu (6/5/2026).
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan Nusa Penida berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas kendaraan. Akibatnya, antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) sempat memicu kemacetan di sejumlah titik sejak Selasa (5/5/2026).
Warga termasuk kendaraan pariwisata bahkan antre hingga malam untuk mengisi bahan bakar. Bahkan antrean masih terpantau hingga Rabu (6/5/2026).
"Sampai saat ini antrean masih ada, walau tidak sepanjang kemarin," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: Ngaku Ditipu Ratusan Juta Rupiah, Ramenika Elliot Laporkan Owner Klinik Kecantikan ke Polisi
Antrean panjang terjadi di beberapa SPBU yakni APMS Batumulapan, APMS Sental, dan SPBU Banjar Nyuh.
Kepadatan dipicu tingginya mobilitas kendaraan wisata, akses jalan yang terbatas, serta padatnya jadwal kedatangan wisatawan dari Pelabuhan Sanur.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kapolsek Nusa Penida I Ketut Kesuma Jaya langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemantauan intensif sejak pagi hari.
Baca juga: UPDATE! 28.068 dari 84.369 Ekor Anjing di Denpasar Telah Divaksin Rabies
Personel kepolisian pun diterjunkan ke sejumlah titik rawan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Unit Lalu Lintas bersama Samapta tampak melakukan pengaturan arus kendaraan, sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap tertib selama mengantre BBM. Kehadiran petugas di lapangan dinilai cukup efektif dalam mengurangi potensi kemacetan yang lebih parah.
Kesuma Jaya menegaskan, pihaknya berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi warga maupun wisatawan.
“Petugas hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman. Sinergi dan kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak SPBU dan APMS terkait distribusi BBM. Dari hasil pemantauan, antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan, melainkan lonjakan permintaan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Situasi lalu lintas di kawasan Jalan Raya Banjar Nyuh, Desa Ped, kini dilaporkan mulai berangsur normal. Antrean kendaraan sudah mulai landai dan tidak lagi meluber hingga badan jalan.
Hingga saat ini, personel Polsek Nusa Penida masih disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kondisi tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga kenyamanan sektor pariwisata di Nusa Penida. (mit)
| MEMPRIHATINKAN, Bahu Jalan di Nusa Penida Jadi Tempat Batu dan Beton, Petugas Turun Tangan |
|
|---|
| 132 Pejabat Klungkung Dirotasi, Bupati Made Satria Kritik Layanan Publik Masih Lamban |
|
|---|
| Klungkung Bali Pinjam Uang Rp144 Miliar, Difokuskan Untuk Pembangunan Infrastruktur |
|
|---|
| 7 Ekor Penyu Dilepasliarkan di Perairan Nusa Penida, Simak Tujuannya Berikut Ini |
|
|---|
| HARUS Dikelola Transparan dan Akuntabel, Klungkung Pinjam Uang Rp144 Miliar, Fokus Infrastruktur! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Lonjakan-Wisatawan-Picu-Antrean-BBM-di-Nusa-Penida-Bali-Polisi-Turun-Urai-Kemacetan.jpg)