Berita Klungkung
Abrasi Parah Gerus Jalan Banjar Nyuh Klungkung, Penanganan Sementara Dengan Geobag
Abrasi Parah Gerus Jalan Banjar Nyuh Klungkung, Penanganan Sementara Dengan Geobag
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Abrasi parah penggerus pesisir Banjar Nyuh di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Bahkan abrasi sudah menggerus sebagian jalan yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan.
Kepala Dinas PUPRKP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) Klungkung, I Made Jati Laksana menjelaskan, abrasi di pesisir Banjar Nyuh sudah mencapai sekitar 500 meter.
Abrasi ini sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan, namun saat ini semakin parah karena belum tertangani.
Baca juga: Kasus DBD di Gianyar Terus Menanjak Naik, Sudah Capai 283 kasus
"Untuk penangaman abrasi di Banjar Nyuh, sudah setiap tahun kami usulkan ke BWS (Balai Wilayah Sungai) Bali-Penida," ungkap Made Jati Laksana, Senin (24/4/2023).
Dari hasil peninjauan terakhir, abrasi sudah sampai menggerus jalan di Banjar Nyuh. Penanganan segera harus dilakukan, sehingga abrasi tidak semakin menggerus daratan. Apalagi Banjar Nyuh merupakan pesisir yang strategis, karena merupakan salah satu kawasan pelabuhan di Nusa Penida.
Baca juga: Garap Teba Tradisional di Objek Wisata Jembrana, 500 Kg Sampah Dipungut dari Pantai Cemara
"Kami sudah koordinasi dengan pihak BWS. Usulan sudah masuk, jika tidak di anggaran perubahan mungkin penanganan bisa dilakukan tahun depan. Pada intinya penanganan abrasi di Banjar Nyuh ini agar bisa diprioritaskan," jelas Jati Laksana.
Karena abrasi sudah semakian parah, pihak BWS Bali Penida melakukan penanganan sementara dengan geobag. Geobag berupa bantalan berisi pasir yang nantinya dipasang menyerupai tanggul di pesisir, untuk mengantisipasi daratan tergerus ombak.
"Penanganan sementara akan dilakukan dengan Geobag, sampai nanti penanganan permanen dilakukan dengan membangun tanggul pengaman pantai," jelasnya.
Sementara itu berdasarkan data Dinas PUPRKP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman) Kabupaten Klungkung, panjang garis pantai yang terancam abrasi mencapai 7,15 Kilometer. Dengan rincian, sepanjang 3,55 Kilometer di Klungkung daratan dan 3,60 Kilometer di Nusa Penida. (mit)
| Klungkung Bali Cari Lagu Resmi Daerah Lewat Sayembara, Budiarta: Diharapkan Lahir Karya Terbaik |
|
|---|
| IKA Harus Menunda Jadi Polisi, Dituntut 8 Tahun Penjara karena Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Dilaporkan Hilang, Puluhan Tukik di Nusa Penida Ditemukan di Septic Tank |
|
|---|
| Sempat Dilaporkan Hilang, Puluhan Tukik di Nusa Penida Ditemukan di Septic Tank |
|
|---|
| Satpol PP Klungkung Temukan 14 Akomodasi Wisata Belum Kantongi Izin, 5 Usaha Diberikan Pembinaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Abrasi-parah-di-pesisir-Banjar-Nyuh-Desa-Ped-Kecamatan-Nusa-Penida-Kabupaten-Klungkung.jpg)