Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Atap Kantor Perbekel Sibang Kaja Badung Jebol, Diduga Karena Cuaca Ekstrim

Atap Kantor Desa Perbekel Sibang Kaja jebol, Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab jebolnya atap itu.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kondisi Bangunan Kantor Kepala Desa Sibang Kaja yang jebol pada bagian atap depannya, Minggu (8/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Atap Kantor Desa Perbekel Sibang Kaja, Badung, Bali, Minggu (8/3/2020) terlihat berhamburan.

Pasalnya kantor desa tersebut jebol pada bagian atap depannya.

Beberapa masyarakat masih bertanya-tanya terkait jebolnya atap bangunan tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab jebolnya atap itu.

Jangan Tertipu Warna Kulit, Begini 5 Cara Memilih Durian Berdaging Tebal, Matang dan Manis

Waspada, Ini Penyebab Tubuh Sering Terasa Lemas Saat Bangun Pagi

Kabel Tanam di Ubud Masih Tahap Pembahasan, Ini yang Dikatakan PLN Bali Timur

Bahkan beberapa masyarakat juga menduga jebolnya atap karena adanya cuaca yang sangat ekstrim beberapa hari terakhir.

Menurut informasi dilapangan, bangunan yang dibangun sejak 2007 itu diketahui jebol sekitar pukul 03.00 Wita.

Bangunan yang jebol berbahan gipsun dan plafon semen dengan rangka baja ringan.

Bangunan yang jebol persis sebelah pinggir pada bagian depan gedung, dengan panjang sekitar 7 meter.

Uniknya lagi saat atap jebol warga yang berada di dekat kantor mengira terjadi kecelakaan di jalan raya.

Mantan Perbekel Sibang Kaja, Ni Nyoman Rai Sudani didampingi Pj Perbekel Sibang Kaja, Ni Putu Indah Mariani yang ditemui tak menampik hal tersebut.

Ia juga mengaku baru mengentahui kejadian jebolnya atap Kantor Perbekel Sibang Kaja dari warga yang rumahnya berada di depan kantor tersebut.

"Kami belum mengetahui secara pasti. Namun begini kondisinya sekarang," ujarnya

Pihaknya menjelaskan dari penuturan warganya, kejadian jebolnya bangunan terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.

Saat itu terjadi hujan lebat diseputaran Abiansemal, sekitar pukul 03.00 Wita warganya mendengar ada suara keras.

Bahkan awalnya suara tersebut dikira sebuah kecelakaan di jalan raya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved