Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Sehat untuk Anda

7 Alasan Virus G4 Flu Babi Jenis Baru Berpotensi Jadi Pandemi

Ada 7 alasan kenapa virus G4 ini berpotensi jadi pandemi, selengkapnya baca di sini

Editor: Irma Budiarti
Pixabay
Ilustrasi peternakan babi. 

TRIBUN-BALI.COM - Virus G4 yang merupakan flu babi jenis baru, diyakini para peneliti punya peluang menjadi pandemi baru di dunia.

Virus bernama resmi G4 EA H1N1 sudah menginfeksi 10,4 persen sampel pekerja di industri babi hingga Selasa (30/6/2020), sedangkan 4,4 persen sampel populasi umum juga sudah terpapar.

Dengan demikian, virus baru ini baru masuk kategori "berpotensi jadi pandemi" yang artinya masih banyak kemungkinan bisa terjadi.

Forbes pada Selasa (30/6/2020), yang mengutip jurnal Proceeding of National Academic of Science (PNAS) menyebutkan, ada 7 alasan kenapa virus G4 ini berpotensi jadi pandemi

1. Sudah beredar di populasi babi

China dan semakin jamak virus G4 sudah beredar di populasi babi-babi China.

Bagian pertama dari studi PNAS menemukannya setelah puluhan ribu swab test hidung babi di 10 provinsi berbeda China selama 7 tahun.

Sampel-sampel ini serta sampel paru-paru dari babi diperiksa untuk mengetahui adanya berbagai jenis flu.

Dari 2011-2013 varian paling umum dari virus flu EA H1N1 adalah strain genotipe 1 (G1), tapi mutasi pada strain ini akhirnya memunculkan varian genotipe 4 (G4).

Setiap tahun sejak 2014, varian G4 menjadi semakin jamak, melampaui master G1 aslinya untuk menjadi genotipe dominan tunggal dari virus flu EA H1N1 di antara populasi babi China.

2. Virus G4 dapat melekat di reseptor SAα2,6Gal yang mirip manusia

Bagian kedua dari studi PNAS yang merupakan serangkaian percobaan di lab, menemukan virus G4 EA H1N1 dapat terikat dengan reseptor SAα2,6Gal yang mirip manusia.

SAα2,6Gal adalah reseptor yang ada di sel lapisan saluran pernapasan manusia.

Dengan melekat di reseptor, virus dapat masuk ke sel-sel manusia.

3. Virus G4 dapat melekat di jaringan trakea manusia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved