Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Deteksi Dini Akan Meningkatkan Keberhasilan Penanganan Kanker Payudara

Deteksi Dini Akan Meningkatkan Keberhasilan Penanganan Kanker Payudara

istimewa
Deteksi Dini Akan Meningkatkan Keberhasilan Penanganan Kanker Payudara 

 

 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Deteksi dini merupakan hal yang penting untuk menemukan kanker payudara ketika masih di stadium awal dan menentukan pengobatan yang tepat pada pasien

Deteksi dini kanker payudara saat ini termasuk dalam Strategi Nasional Penanggulangan Kanker Payudara Indonesia dari Kementerian Kesehatan RI yang mencakup tiga pilar yakni promosi kesehatan, deteksi dini dan tatalaksana kasus. 

Baca juga: Buka IICC 2024 di Bali, Menkes Budi: Kanker Penyebab Kematian Nomor Tiga di Indonesia

Secara rinci ketiga pilar tersebut menargetkan 80 persen perempuan usia 30 hinhga 50 tahun dideteksi dini kanker payudara, 40 persen kasus didiagnosis pada stage 1 dan 2 dan 90 hari untuk mendapatkan pengobatan. 

Berdasarkan hal tersebut, untuk pertama kalinya Indonesia mengadakan Indonesia International Cancer Conference (IICC) 2024 di Nusa Dua, Badung, Bali yang berlangsung 3 hingga 5 Oktober.

Baca juga: ATF Jadi Forum Pembelajaran Negara-Negara ASEAN Mentransformasi Sistem Perbendaharaan

Acara ini didukung oleh asosiasi internasional dan nasional dari lintas spesialis serta dihadiri oleh ribuan dokter dari berbagai negara.  

 

Data Globocan tahun 2022 menemukan fakta bahwa jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 66.271 atau 16,2 persen dari total kasus kanker baru. 

 


Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22.598 kasus. 

 


Namun, berdasarkan studi, hanya 5 persen perempuan Indonesia yang mengetahui mengenai pemeriksaan dini kanker payudara, seperti dengan metode ultrasonografi dan mamografi. 

 


Bahkan menurut ACS Journal, diperkirakan 25 persen perempuan yang membutuhkan pemeriksaan (berusia 40 tahun ke atas) belum melakukannya dalam 2 tahun terakhir, dan hampir 40 persen perempuan dengan penghasilan rendah belum pernah melakukan mammogram sama sekali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved