Bali United
Kameramen Terluka Terkena Kembang Api Suporter di Dipta, Sanksi Berat Menanti Bali United
Kameramen Terluka Terkena Kembang Api Suporter di Dipta, Sanksi Berat Menanti Bali United
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
“Kami masih menunggu keputusan resmi dari Komite Disiplin PSSI. Untuk bentuk sanksinya sampai saat ini belum kami terima,” ujar Alexander Maha Putra Oemanas, pada Jumat 22 Mei 2026.
Sepanjang musim ini, rekam jejak disiplin suporter Bali United memang terbilang merah.
Saat menjamu Persebaya Surabaya, manajemen Bali United dipaksa membayar denda sebesar Rp60 juta setelah pengawas pertandingan menemukan dua flare yang menyala di tribun.
Pelanggaran itu semakin menjadi-jadi saat Bali United menghadapi Persija Jakarta.
Klub dijatuhi hukuman yang sangat masif berupa denda Rp320 juta dan sanksi dua laga kandang tanpa penonton akibat penyalaan belasan flare, kembang api, hingga aksi pelemparan botol dan kursi ke dalam lapangan.
Dengan adanya korban luka pada insiden terbaru di pekan ke-33 ini, nasib Bali United kini berada di ujung tanduk Komdis PSSI, dan atmosfer riuh di Tribun Utara Stadion Dipta terancam senyap di awal musim depan. (*)
| Buka Suara Soal Masa Depan, Tangis Johnny Jansen Pecah Teringat Sang Putri di Belanda |
|
|---|
| BUKA Suara Soal Masa Depan, Tangis Johnny Jansen Pecah Teringat Sang Putri di Belanda |
|
|---|
| Disinggung Kontrak Baru di Bali United, Tangis Johnny Jansen Pecah di Ruang Pers |
|
|---|
| Bali United 4 – 1 Bhayangkara FC, Boris Brace dan Made Tito Pecah Telur |
|
|---|
| KANS Hengkang, 7 Pemain Bali United Habis Kontraknya, Dari M Rahmat Hingga Playmaker Teppei Yachida! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kameramen-Terluka-Terkena-Kembang-Api-Suporter-di-Dipta-Sanksi-Berat-Menanti-Bali-United.jpg)