Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Viral Chat Oknum Guru Kirim Video Tak Senonoh ke Siswa di Tabanan

Beredar chat WhatApps seorang guru yang mengajar pramuka di Kabupaten Tabanan mengirim chat

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JABAR
Ilustrasi video asusila - Viral oknum guru di Tabanan mengirim chat video asusila kepada siswanya. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Beredar chat WhatApps seorang guru yang mengajar pramuka di Kabupaten Tabanan mengirim chat kepada siswa

Pada chat itu terlihat oknum guru tersebut mengirim yang diduga sejumlah video porno. 

Kasus itu pun dilaporkan siswa ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaraga setempat.

Baca juga: PW PGMI Bali Berbagi untuk Guru Madrasah Terdampak Banjir Denpasar

Mengingat oknum guru yang menjadi pembina pramuka tidak sesuai dengan nilai kepramukaan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan pun langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh seorang oknum guru.

Dari informasi yang didapat, ternyata pembina pramuka itu merupakan guru honorer berinisial AEWP, yang mengajar kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di salah satu SMP swasta di Kabupaten Tabanan.

Baca juga: Rincian Nominal Donasi ASN Guru untuk Korban Banjir Bali, Kepala Sekolah Rp1,2 Juta, PPPK Rp150 Ribu

"Kasus ini mencuat setelah wali kelas menerima laporan dari salah satu siswa kelas VIII yang mengaku mendapat kiriman video bernuansa pornografi sesama jenis melalui aplikasi WhatsApp dari oknum guru tersebut," ujarnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, A.P., M.Si, saat dikonfirmasi Kamis 16 Oktober 2025.

Diakui tidak hanya satu siswa, sejumlah siswa di bawah umur juga menerima kiriman serupa, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pelajar.

Baca juga: Plafon Ruang Kelas Rusak, Ruang Guru Rusak dan Status Lahan, SMA Satap Kondisinya Memprihatinkan

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sekolah secara resmi melayangkan surat pengaduan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan tertanggal 14 Oktober 2025.

Bahkan pihaknya sendiri telah turun langsung melakukan investigasi. 

"Kami sudah memanggil pihak sekolah, terduga oknum guru, serta perwakilan orangtua siswa yang menerima kiriman video tersebut,” jelasnya.

Baca juga: BNNK Gianyar Bali Ajak Guru Bergerak Lawan Ancaman Vape Narkotika

Dalam pertemuan tersebut, AEWP mengakui telah mengirimkan sejumlah video bernuansa pornografi sesama jenis kepada beberapa siswa.

Atas permintaan orang tua, pihak sekolah kemudian menonaktifkan yang bersangkutan dari tugas sebagai pembina ekstrakurikuler Pramuka.

Lebih lanjut, hasil penelusuran menunjukkan bahwa AEWP tidak terdaftar sebagai guru pada Dinas Pendidikan Tabanan. 

Baca juga: Nasib Pilu Guru Honor Sekolah di Buleleng , Kini Terancam Diberhentikan, Ini Penyebabnya

Namun dia tercatat sebagai guru tidak tetap di salah satu SD swasta di Tabanan

Bahkan Dinas Pendidikan pun melakukan investigasi tambahan di sekolah tempat dia mengajar.  

Hasilnya sama, AEWP kembali mengakui perbuatannya mengirimkan video serupa kepada siswa.

“Berdasarkan dua hasil investigasi dan pengakuan yang bersangkutan, kami merekomendasikan kepada pihak sekolah lokus kejadian untuk melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum," tegas Darma Utama.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga merekomendasikan pemberhentian AEWP dari seluruh aktivitas mengajar di kedua sekolah tersebut.

"Per hari ini, yang bersangkutan telah diberhentikan sebagai guru," imbuhnya. (*)

 

Berita lainnya di Kasus Pornografi

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved