TOPIK
Nyepi di Bali
-
"Sekalian pas pulang kampung mampir ke sini bersama keluarga. Karena besok sudah harus balik ke Denpasar untuk kerja.
-
wisatawan khususnya yang menginap di hotel sekitar pantai, sudah bisa menikmati Pantai Kuta pagi hari.
-
Untuk itu, ribuan pecalang dibantu polisi dan TNI, bahu membawa mengamankan wilayah Bali saat Nyepi. Seperti yang terlihat di Desa Tuban ini.
-
"Belum ada. Semoga saja tidak ada dan semoga aman,"
-
mereka mengisinya dengan acara melantunkan tembang gegenjekan (lagu tradisional Bali). Ada yang menyanyi, ada pula yang menar
-
Keenam penjaga tersebut bergiliran menjaga, saat beberapa petugas sedang istirahat, beberapa petugas lain tetap siaga dan menjaga
-
"Tradisi dilakukan tiap dua tahun sekali. Ini sudah menjadi warisan dari nenek moyang kita,
-
Seorang Laki-Laki dan Perempuan terlihat diinterogasi oleh pecalang desa adat kuta, Sabtu (21/3/2015) siang di depan pura bale desa adat kuta.
-
Bendesa Adat Kuta, I Wayan Swarsa yang ditemui Tribun Bali mengatakan, Desa Adat Kuta memiliki 39 pecalang.
-
"Ya semua saling koordinasi. Di desa (Penatih) juga begitu. Baik polisi hingga pecalang," ujar Komang
-
Sebanyak 18 pos jaga disediakan oleh bendesa adat kuta saat Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1937 Sabtu (21/3/2015) siang.
-
Suasana Nyepi di Bali, biasanya identik dengan sepi dan sunyi. Tidak ada aktivitas yang menimbulkan polusi suara hingga udara.
-
Sehingga kesan magis ritual tersebut sangat terasa
-
Saya tadi baru sampai rumah, dengar dengan jelas ada ramai-ramai. Saya keluar sudah ada perkelahian.
-
mereka mulai membersihkan ceceran sampah disepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Hasanudin, dan Jalan Patimura, Sabtu (21/3/2015) dini hari.
-
Sebanyak 13 Ogoh-ogoh dari Desa adat Kuta terlihat berjajar rapi disepanjang jalan raya pantai kuta Jumat (20/3/2015) sore.
-
Sudah biasa ini. Sebentar lagi diangkut mobil dari DKP
-
Sehingga tampak memanjang sekitar 10 meter, dan lebarnya berkisar 6 meter! Bahkan kabel listrik tak sanggup didorong
-
Ogoh-ogoh ini kemudian dilanjutkan dengan wewejang atau ungkapan orangtua agar menata diri, kehidupan, alam, dan juga budaya
-
Satu diantaranya, Adit dari banjar temacun kuta. Ia mengatakan baru pertama kali ikut kegiatan tersebut.
-
langsung membuat penonton menuju kendaraan mereka masing-masing dan berlalu pergi.
-
masyarakat yang ingin menyaksikan pawai ogoh-ogoh sudah mulai memenuhi jalan. Meski demikian, arus lalulintas terpantau padat merayap
-
saat ini ratusan kendaraan terlihat mengantre di depan lampu merah perempatan McD Sanur.
-
Penjualan dari pagi hingga pukul 21.25 Wita, terjadi peningkatan penjualan bahkan sampai 100 persen
-
Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Sukawati dan pecalang terlihat berjaga-jaga disetiap lampu merah sejak pukul 19.00 Wita
-
Dewi Danu berubah menjadi Dewi penghancur setelah murka saat melihat tingkah manusia yang tak menghiraukan alam sekitarnya
-
Dengan bersanan dirinya bisa berteriak-teriak dan lari dengan rekan sekaa seumuran yang nota bene juga rekan sekolah Arya.
-
Parade yang digelar di sekitar jalan raya ini mengambil start di depan Kantor Lurah Kubu, mulai pukul 18.00 Wita.
-
Kedatangan mereka guna melihat secara langsung pawai Ogoh-ogoh ditempat tersebut.
-
petugas kepolisian terlihat kesulitan dalam mengatur posisi mereka yang sedikit demi sedikit mendekati tengah jalan
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved