Travel
TARGET Kunjungan Turis ke Gianyar Tak Tercapai, Tirta Empul dan Monkey Forest Ubud Destinasi Favorit
Menurut pelaku pariwisata, hal tersebut berpotensi memicu sentimen negatif bernuansa rasis terhadap wisatawan Nusantara.
TRIBUN-BALI.COM - Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gianyar sepanjang tahun 2025 mencapai 4.074.426 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar kunjungan di dua spot wisata.
Adalah Tirta Empul Tampaksiring dan Monkey Forest Ubud. Kedua destinasi ini menjadi favorit wisatawan baik mancanegara maupun domestik.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gianyar, Wayan Gede Sedana Arta, Senin (29/12) menjelaskan bahwa kunjungan wisatawan ke Gianyar mengalami peningkatan setiap tahun.
Pada tahun 2022, jumlah kunjungan sebanyak 1.208.852 wisatawan, tahun 2023 sebanyak 4.511.163 wisatawan, dan tahun 2024 sebanyak 4.929.391 wisatawan.
Sementara data kunjungan di tahun 2025 mencapai 4.074.426 orang. Namun demikian, jumlah tersebut relatif di bawah target. Sebab pihaknya menargetkan kunjungan di tahun ini sebanyak 4,6 juta wisatawan.
Baca juga: UPACARA Tawur Agung di Kawasan PKB Klungkung, Netralisir Roh Korban Erupsi Gunung Agung 1963
Baca juga: KUTA Masih Jadi Icon Tujuan Pergantian Malam Tahun Baru di Bali, Siapkan Pengamanan Car Free Night!
“Target kita 4,6 juta, namun tiga hari jelang tutup tahun jumlah kunjungan terealisasi sebanyak 4.074.426 wisatawan atau 89 persen dari target,” ujarnya.
Di tahun 2026, pihaknya pun memasang target serupa. Sedana optimistis hal tersebut akan tercapai. Sebab saat ini infrastruktur wisata telah dilakukan pembenahan signifikan.
Baik dilakukan Pemkab Gianyar maupun Pemprov Bali. Perbaikan tersebut meliputi pelebaran jalan, seperti di kawasan Pengosekan-Nyuh Kuning- Padang Tegal - Peliatan, yang biasanya selalu macet.
“Akses-akses penting menuju daerah wisata sudah diperbaiki di tahun 2025 ini. Dan, tahun ini juga tuntas, sehingga wisatawan nyaman berwisata di Gianyar,” jelasnya.
Selain Monkey Forest dan Tirta Empul, destinasi lain yang masih menjadi tempat kunjungan favorit adalah Bali Safari dan Bali Zoo Park yang rata-rata kunjungan 500 ribu wisatawan.
Namun, berdasarkan data Disparda Gianyar, spot wisata adventure mengalami penurunan kunjungan. Seperti rafting, dengan Rafting Adventure mencapai 30.865 dan rafting Sobek dengan 7.006 wisatawan.
Hal tersebut diduga karena belakangan ini, cuaca di Kabupaten Gianyar relatif ekstrem, sehingga pengelola membatasi aktivitas wisata ini, untuk menghindari hal yang tak diinginkan.
“Penurunan ini bukan karena peminatnya berkurang, tetapi karena faktor cuaca. Di mana belakangan ini cuaca di Gianyar cukup ekstrem,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho meninjau pengamanan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Senin (29/12).
Menhub Dudy menyatakan secara umum ada peningkatan kunjungan wisatawan sebanyak 3 persen di Indonesia. Selain itu juga menyebut cuaca tak mempengaruhi animo masyarakat untuk melaksanakan liburan momen Nataru.
| CAPAI 6 Ribu Penumpang per Hari, Libur Panjang Penyeberangan Sanur ke Nusa Penida & Lembongan Naik! |
|
|---|
| DISPAR Badung Bidik Pasar India, Ajak Travel Agent Rasakan Familiarization Trip 2026 |
|
|---|
| Adi Arnawa Soroti Penataan Sanur, Pemkab Badung Rencanakan Tata Kembali Pantai Kuta |
|
|---|
| KUNJUNGAN ke Desa Penglipuran Turun 11 Persen, Dispar Catat Ribuan Wisatawan Kunjungi Bajra Sandhi |
|
|---|
| DISPAR Catat Asal Wisman ke Bali dari 68 Negara, ITDC Genjot Penataan Peninsula Island The Nusa Dua! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kunjungan-Wisatawan-Ke-Gianyar-Bali-Capai-4-Juta-Tirta-Empul-dan-Monkey-Forest.jpg)