Laga Grup IX Divisi I Liga Indonesia

Kiper Muda Ini Terus Asah Kemampuan

Senang diberi tanggung jawab berlatih keras.

Kiper Muda Ini Terus Asah Kemampuan
istimewa
Kiper kedua PS Badung, Aji Bayu Putra

Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - PS Badung memiliki penjaga gawang generasi kedua yang terbilang muda.

Pemain yang bernama lengkap Aji Bayu Putra ini pun sering diturunkan Pelatih PS Badung, Alex Saununu dalam beberapa laga Divisi I Liga Indonesia putaran pertama grup IX di Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu.

Sekarang Aji kembali diberikan tanggung jawab berlatih keras agar tampil pada laga kedua grup IX yang mulai bergulir, Sabtu (24/5) di Stadion Samudra Kuta Kabupaten Badung.

Remaja kelahiran 11 Mei 1993 ini memiliki tinggi badan yang mumpuni. 188 Cm posturnya membuat dia tegap di bawah mistar PS Badung.

Walaupun masih sangat muda, pemilik nomor punggung 33 ini sudah mengantongi segudang prestasi. Tentunya prestasi Aji cukup baik sehingga klub sekelas PS Badung berani memboyongnya.

Remaja penyuka warna hitam dan memiliki berat badan 75 Kg ini, pernah memperkuat Persab Brebes di ajang divisi III Liga Indonesia.

Walau bergabung saat masih belia, Aji melakoni laga selama semusim bersama Brebes.

Melihat perkembangan Aji di Brebes, Pusat Latihan Sepakbola Cilacap (Pusdiklat Cilacap) membawanya untuk berlatih di sana. Banyak pengalaman yang dipetik Aji hingga menapaki karir penjaga gawang saat ini.

Selesai dari Cilacap, Aji langsung berlaga di divisi I Liga Indonesia bersama ISP Purworejo. Semusim dia bersama klub ini. Dari Purworejo, Aji terbang ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Sejak tahun 2012, Aji menjadi penjaga gawang PS Badung. Hasilnya cukup positif. "Belum banyak yang dapat saya buat untuk Badung. Namun misi kami klub ini harus lolos dari zona grup IX," kata Aji kepada Tribun Bali.

Bersama PS Badung di divisi I, Aji Bayu Putra baru sekali diturunkan Alex Saununu. Saat itu Aji bermain saat laga melawan Persikapro Probolinggo.

Gawang PS Badung tetap perawan dan hasil akhir seri. Pemain termuda dari sisi usia ini tetap berdiri tegak sama seperti pemain senior lain di PS Badung.

"Saya terus belajar dari semua pemain senior PS Badung. Semua pemain berkualitas, tinggal menunggu kesempatan turun dan pembuktian," katanya. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved