Gunung Agung Terkini

Alat Canggih dari Amerika Ini Diturunkan Untuk Pantau Aktifitas Gunung Agung

Adalah United States Geologycal Survey (USGS) lembaga yang diajak oleh PVMBG bekerjasama dalam melakukan pemantauan Gunung Agung

Penulis: Putu Candra | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Rizal Fanany/Dwi S
Gunung Agung terlihat di Pos Pengamatan Gunungapi Agung,Desa Rendang,Kabupaten Karangasem,Minggu (24/9/2017) (kanan). 

TRIBUNBALI.COM, AMLAPURA - Sejak melakukan pemantauan aktifitas Gunungapi Agung, PVMBG Kementrian ESDM, Pos Pengamatan Gunungapi Agung di Desa Rendang, Karangasem menggandeng lembaga geologi dari Amerika Serikat.

Adalah United States Geologycal Survey (USGS) lembaga yang diajak oleh PVMBG bekerjasama dalam melakukan pemantauan aktifitas Gunung terbesar di Bali ini.

Baca: Ini Penyebab Jeda Erupsi Gunung Agung Cukup Lama, Diprediksi Berhubungan dengan Gunung Batur

Hal ini diungkapkan Kabid Mitigasi Gunungapi Kementrian ESDM, I Gede Suantika.

Dikatakannya, dalam melakukan pemantauan gunungapi diperlukan alat canggih, dan belum terpenuhi dalam melakukan pemantauan.

Baca: Gempa 4,2 Skala Ricther Sore Tadi Berpusat di ‘Perut’ Gunung Agung, Gempa Terbesar Sejak Status Awas

"Memantau gunungapi banyak peralatan modern yang canggih. Semua berbasis komputer. Kadang-kadang kami tidak bisa memenuhi semua itu," ujarnya.

"Kemudian ada dari negara lain bekerjasama dengan kami. Mereka memberi alat, kita download, kita prosesing bersama. Sharing data," imbuh Suantika.

Baca: Kondisi Terkini Gunung Agung, Asap Tebal Menyembul di Puncak Hingga Ratusan Meter

Bentuk kerjasama dalam pemantauan gunungapi agung, USGS memasang GPS, yang telah terpasang lama.

"Mereka sudah lama memasang alatnya. Tapi transmisinya saja yang rusak. Tapi masih ada instrumen lain yang bisa digunakan," terang Suantika. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved