Padi Siap Panen Terendam, I Wayan Suece: Sekarung Gabah Paling Laku Rp 70 Ribu
Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di musim penghujan saat ini, membuat sawah milik warga di Jalan Kunti II Seminyak tergenang
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Rizki Laelani
Padi Siap Panen Terendam, I Wayan Suece: Sekarung Gabah Paling Laku Rp 70 Ribu
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di musim penghujan saat ini, membuat sawah milik warga di Jalan Kunti II Seminyak, Kabupaten Badung tergenang.
Petani yang beberapa hari lagi akan memasuki masa panen, harus lebih awal memanen padi di sawah mereka akibat hujan deras yang mengguyur pada Kamis (15/11/2018).
Petani Seminyak, I Wayan Suece mengatakan, padi di sawah yang terendam harus segera dipanen dan dijemur agar tidak rusak.
"Ya kalau sudah terendam gini, gak segera dijemur nanti jadi bibit lagi. Biji-biji yang putih itu dah, nanti rusak," ujarnya pada Tribun-Bali.com.
Baca: Shortcut Denpasar-Singaraja Akan Dibangun, Ini Sejumlah Harapan dari Sekretaris Komisi III DPRD Bali
Baca: Kebakaran Rumah di Padangsambian Kaja, Irma Alami Kerugian yang Ditaksir Ratusan Juta
Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik
Wayan Suece menilai, kualitas padi yang biasanya baik saat akan dipanen, harus mengalami penurunan.
Satu karung gabah dihargai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, namun ketika musim penghujan seperti ini harganya hanya berkisar Rp 70 ribu.
"Kalau gak musim hujan ya bagus. Tapi, kalau sudah hujan gini kualitas pasti kurang. Tapi, ya adalah dikit," tambahnya. (*)
Baca: Nostalgia Wagub Bali ke Waterboom Bukit Jati, Sumbang Saran Dititipkan ke Pengelola
Baca: Tantangan Persib Bandung di Pekan 31, Wajib Menang Demi Menggeser Persija Jakarta
Baca: Hasil Imbang PSM Kontra Persija Untungkan Persib Bandung? Persaingan Juara Makin Sengit