Kronologi Temuan Tengkorak Kepala & Tulang Manusia Gegerkan Warga di Jalan Bypass Soekarno

Warga yang melintas di Jalan Raya Bypass Soekarno dibuat geger dengan sebuah penemuan tengkorak kepala manusia

Kronologi Temuan Tengkorak Kepala & Tulang Manusia Gegerkan Warga di Jalan Bypass Soekarno
Dok Polsek Tabanan Kota
Polisi melakukan olah TKP di tempat penemuan tengkorak kepala dan tulang di sebuah TPS liar di Bypass Ir Soekarno, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan, Kamis (17/1). Istimewa 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Warga yang melintas di Jalan Raya Bypass Soekarno dibuat geger dengan sebuah penemuan tengkorak kepala manusia dan sekitar empat tulang lainnya, Kamis (17/1) sekitar pukul 11.00 Wita.

Tengkorak tersebut ditemukan oleh seorang pemulung bernama Ari Kurniawan (40) ditumpukan sampah liar yang terletak di Bypass Sorekarno, tepatnya di Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Selain tengkorak yang diduga kepala manusia juga ditemukan beberapa tulang yang belum diketahui pasti tulang manusia juga atau lainnya.

Namun tulang-tulang tersebut ditemukan di dalam karung putih, sedangkan tengkorak ditemukan di samping karung putih tersebut.

Menurut Kapolsek Tabanan, Kompol I Wayan Nuriata, tengkorak tersebut awalnya ditemukan oleh seorang pemulung di sebuah TPS liar.

Benda yang diduga tengkorak manusia tersebut ditemukan saat pemulung sedang mencari barang-barang bekas.

"Dugaan awal kepala manusia dan beberapa tulang kurang lebih empat tulang yang sudah bersih tanpa daging. Ditemukan pemulung yang sedang mencari barang bekas diantara karung putih dan tumpukan sampah," ungkapnya.

Pasca menerima laporan, kata dia, Polsek Kota Tabanan bersama Tim Inafis Polres Tabanan langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Saat ini sudah kami amankan tulang tengkorak tersebut dan kemudian dibawa ke RSUP Sanglah pemeriksaan tengkorak. Nanti kita tunggu dari forensik," katanya.

Disinggung mengenai usia dari tengkorak yang ditemukan, Kompol Nuriata masih belum berani berkomentar banyak. Ia akan tetap menunggu hasil dari pemeriksaan forensik di RSUP Sanglah.

"Belum tahu kami apakah itu tulang dan tengkorak milik manusia atau bukan. Yang jelas masih menunggu hasil pemeriksaan dari forensik Sanglah," tandasnya. (mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved