Lelakut, Pindekan, dan Sunari Berderet di Sawah, Ini Makna yang Diungkap Jaya Negara

Sejumlah lelakut (orang-orangan sawah) berjejer di pematang sawah Subak Intaran, Desa Sanur Kauh Denpasar pada Jumat (15/2/2019).

Lelakut, Pindekan, dan Sunari  Berderet di Sawah, Ini Makna yang Diungkap Jaya Negara
TRIBUN BALI/ I NYOMAN MAHAYASA
Warga Desa Sanur Kauh Denpasar berbondong-bondong mengankan lelekut pada Jumat (15/2/2019). Lelakut ini dipajang berderet dalam ragkaian lomba HUT Kota Denpasar ke-231. 

Lelekut, Pindekan, dan Sunari  Berderet di Sawah, Ini Makna yang Diungkap Jaya Negara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah lelakut (orang-orangan sawah) berjejer di pematang sawah Subak Intaran, Desa Sanur Kauh Denpasar pada Jumat (15/2/2019).

Lelakut ini dipajang berderet dalam ragkaian lomba HUT Kota Denpasar ke-231.

Selain itu juga berdiri pindekan dan Sunari di sebelah lelakut.

Lelakut merupakan orang-orangan sawah atau hantu sawah atau memedi sawah.

Baca: Begini Cara SF Peras Para Pria Lewat Video Call Sex, Tunggu Sampai Buka-bukaan Baru Diperas

Baca: Mengabdi Sejak 2008, Pria 53 Tahun Asal Tabanan Berharap Direkrut Jadi PPPK, Kini Malah Resah

Baca: Catat! Jadwal Debat Capres Kedua Pilpres 2019 Jokowi dan Prabowo Akan Duel di 6 Segmen

Lelaku dibuat untuk menakut-nakuti burung-burung pipit yang suka memakan biji padi.

Namun, secara mistik, lelakut yang telah sesaji, juga berfungsi sebagai alat penolak bala, menjaga agar sawah dijauhi dari gangguan gangguan negatif..

“Ini merupakan suatu bentuk program pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga kebudayaan dan kearifan lokal yang dirangkai dalam HUT Kota Denpasar,” ujar Wakil Wali Kota Denpasar, Jaya Negara.

Baca: Ini Penjelasan Kalapas Karangasem Soal Persetubuhan dan Dugaan Perkosaan di Ruang Besuk

Baca: Jika Hamil Nanti Dinikahi, Janji DP yang Tega Renggut Kegadisan ABG 13 Tahun Hingga 2 Kali

Baca: Threesome di Ruang Besuk Lapas Karangasem, M Fauzi Dilaporkan, Ada Ancaman Pembunuhan

Lomba kali ini melibatkan generasi muda. Tujuannya penguatan budaya dan mampu memberikan inovasi dan kreativitas yang baik.

Jaya Negara juga mengharapkan lomba ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan lewat kemasan kreatif melibatkan anak-anak serta sekaa teruna di banjar-banjar. (*)

Baca: Ruang Besuk Lapas Karangasem Jadi Tempat Mesum M Fauzi, Setubuhi Kekasih Lalu Perkosa Korban FT

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved