Ekonomi di Bali Membaik hingga Tembus 7,59 Persen, KpwBI Ungkap Faktornya

Dari sisi permintaan, peningkatan kinerja ekonomi Bali didorong meningkatnya kinerja komponen konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor luar negeri

Ekonomi di Bali Membaik hingga Tembus 7,59 Persen, KpwBI Ungkap Faktornya
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali, Causa Iman Karana 

Ekonomi di Bali Membaik hingga Tembus 7,59 Persen, KpwBI Ungkap Faktornya

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi (KpwBI) Bali, menjelaskan kinerja ekonomi Bali pada triwulan-IV 2018 mengalami akselerasi di banding triwulan III-2018.

“Ekonomi Bali tercatat tumbuh 7,59 persen (yoy) di periode triwulan laporan. Ini lebih tinggi dibanding triwulan III-2018 yang hanya 6,15 persen (yoy), dan jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan triwulan-IV 2017 yaitu 4,01 persen (yoy),” sebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana di Denpasar, Rabu (13/3/2019).

Lanjut pria yang akrab disapa Cik ini, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan IV-2018, bahkan lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional di periode yang sama yakni 5,18 persen (yoy).

Baca: Rumah Pak Guru Ali Nyaris Habis Terbakar, Api Diduga dari Kompor yang Lupa Tak Dipadamkan

Baca: Begini Beda Reaksi 2 Terpinda Korupsi PNPM-MP Rp 1,9 Miliar di Karangasem Saat Dengar Vonis Hakim

Baca: Ketua KPU Karangasem Tak Tahu Ada WNA Masuk DPT, Bawaslu Justru Beberkan Fakta Ini

Baca: Mau Bakso atau Ayam Betutu? Di Bakso Cafe Anda Bisa Santap Keduanya dalam Satu Mangkuk

Baca: Tak Ada Pesta Reuni, Ini Target Miftahul Hamdi Jika Diberi Kepercayaan Lawan Bhayangkara FC

“Dari sisi permintaan, peningkatan kinerja ekonomi Bali didorong meningkatnya kinerja komponen konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor luar negeri. Sementara dari sisi penawaran, didorong meningkatnya kinerja empat lapangan usaha utama Bali, yaitu lapangan usaha akomodasi makan-minum, pertanian, perdagangan besar, dan eceran, serta industri pengolahan,” jelasnya.

Akselerasi kinerja ekonomi Bali tersebut, kata dia, juga didorong beberapa faktor yaitu, base effect melambatnya perekonomian Bali pada Triwulan-IV 2017 akibat peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Agung.

Kemudian peningkatan ekspor, baik ekspor jasa yang tercermin pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, maupun ekspor barang ke luar negeri.

Baca: Peluk Pedagang Nasi dari Belakang, Buruh Lepas di Gilimanuk Pasrah Divonis 4 Tahun

Baca: Cerita Pecalang dan Warga Saat Melintas di Jembatan Kemuning, Tak Berani Melintas di Waktu Tertentu

Baca: Cium Masalah Ini, Bawaslu Gianyar Tak Segan Bertindak Tegas pada Perbekel, Lurah, dan Staf Desa

Baca: Sudut Pandang M Taufiq di Laga Pamungkas dan Fakta Bhayangkara FC Lebih Superior dari Bali United

Baca: Terbelit Masalah di Rumah dan Pertemanan, Millennials Jangan Ragu Ikut Konseling

Baca: Bawaslu Beberkan Perkembangan Kasus Dugaan Kampanye Wayan Koster di Acara yang Digelar Polda Bali

Selain itu, peningkatan luas panen dan produksi padi pada triwulan laporan juga mempengaruhi. Termasuk penyelenggaraan IMF-WB Annual Meeting 2018, dan perayaan hari besar keagamaan Galungan, Natal, dan Tahun Baru 2019.

“Ekonomi Bali 2018, mengalami akselerasi kinerja dengan tumbuh sebesar 6,35 persen (yoy), lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi 2017 5,57 persen (yoy),” sebutnya. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved